Poso Hari Ini
29 Rumah Warga Desa Sulewana Poso Rusak, Ini Hasil Investigasi Tim Pakar ITB
Tim Pakar ITB yang terdiri dari akademisi lintas disiplin ilmu memaparkan hasil kajian berdasarkan survei lapangan.
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Poso menghadiri rapat di Sulawesi Tengah yang membahas hasil kajian ITB terkait kerusakan 29 rumah warga di Desa Sulewana, yang diduga berkaitan dengan aktivitas sekitar PLTA Poso Energy.
- Kajian ilmiah menyebut kerusakan dipengaruhi beberapa faktor, seperti gempa, curah hujan tinggi, kondisi tanah, serta aktivitas operasional PLTA, meski getaran masih dalam batas aman sesuai standar SNI.
TRIBUNPALU.COM - Wakil Bupati Poso H Soeharto Kandar menghadiri rapat pemaparan hasil kajian ilmiah terkait kerusakan rumah warga di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, yang dilaksanakan di ruang kerja Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.
Rapat tersebut membahas hasil investigasi tim pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mengenai penyebab kerusakan 29 rumah warga di wilayah sekitar operasional PLTA Poso Energy.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido dan turut dihadiri Tim Satgas PKA Sulawesi Tengah, manajemen PT Poso Energy, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait, serta unsur pemerintah daerah Kabupaten Poso.
Kehadiran Wakil Bupati Poso menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Poso dalam mengawal penanganan persoalan masyarakat secara objektif, berbasis kajian ilmiah, dan berpihak pada keselamatan warga.
Dalam arahannya sebelum pemaparan dimulai, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan agar PT Poso Energy berkomitmen memperbaiki seluruh rumah warga yang mengalami kerusakan, apa pun hasil kajian ilmiah yang disampaikan tim ahli. Menurutnya, terdapat dua opsi penanganan yang dapat dilakukan, yakni relokasi warga di zona rawan atau perbaikan total dengan penguatan struktur bangunan.
Baca juga: Pemkab Poso Serahkan 2 Ekor Sapi Kurban ke PHBI Jelang Idul Adha
“Saya tidak memahami persoalan teknis getaran tanah, tetapi saya sangat memahami getaran batin warga di Desa Sulewana yang rumahnya mengalami kerusakan,” ujar Wakil Gubernur Reny.
Tim Pakar ITB yang terdiri dari akademisi lintas disiplin ilmu memaparkan hasil kajian berdasarkan survei lapangan yang dilakukan pada 17–20 November 2025.
Kajian tersebut mencakup analisis geologi, geodesi, teknik sipil, hingga aktivitas peledakan (blasting), termasuk penggunaan metode Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR) melalui pengolahan 371 citra satelit untuk memetakan pergerakan tanah di Desa Sulewana.
Dari hasil kajian ilmiah tersebut, tim menyimpulkan bahwa kerusakan rumah warga dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, yakni aktivitas gempa bumi, tingginya curah hujan, karakteristik geologi berupa batuan lempung yang tidak stabil, serta aktivitas operasional PLTA Poso Energy, termasuk pengaruh getaran dari generator, tail-race, dan sisa dampak aktivitas peledakan saat pembangunan bendungan.
Baca juga: Ketua Umum Pusat Lantik Pengurus KAMMI Sulteng dan Palu, Siap Dorong Gagasan Muslim Negarawan
Meski demikian, hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat getaran baik dari aktivitas peledakan maupun aliran air PLTA masih berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) sesuai standar SNI 7571:2023, yakni sebesar 2,00 mm/s.
Tim juga tidak menemukan indikasi gerusan tebing sungai yang signifikan selama sepuluh tahun terakhir berdasarkan analisis citra satelit.
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya PT Poso Energy diminta melakukan pemantauan lingkungan secara berkala dan memperbarui dokumen AMDAL,
Pemerintah Kabupaten Poso diminta melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai karakteristik geologi lokal, serta penanganan fisik terhadap rumah warga, baik melalui perbaikan bangunan dengan standar konstruksi layak maupun relokasi bagi rumah yang berada di zona rawan longsor.
| Satgas Mitigasi PHK Resmi Diluncurkan di Kabupaten Poso |
|
|---|
| Novalita Fransisca Tungka Jadi Pengganti Antarwaktu Rektor Unismar Poso |
|
|---|
| Kejari Poso Musnahkan Barang Bukti Narkotika 6,94 Gram Sabu-Sabu |
|
|---|
| Kabupaten Poso Gelar FLS3N & O2SN, Optimalkan Potensi Siswa Daerah |
|
|---|
| Wakil Bupati Poso Buka Sosialisasi Akuntabilitas Dana BOSP 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/da89d-a98ajpggg.jpg)