Senin, 1 Juni 2026

Donggala Hari Ini

Lansia Hilang di Donggala Belum Ditemukan, Tim Gabungan Sisir Perkebunan Sojol

Korban diketahui bernama Hi Tihang (80), warga setempat dilaporkan hilang sejak Jumat (22/5/2026).

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
LANSIA HILANG - Polsek Sojol bersama Tim Basarnas, Potensi SAR, dan warga melakukan pencarian terhadap seorang pria lanjut usia yang dilaporkan hilang di area perkebunan rakyat Pangurabang, Desa Balukang II, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (28/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Polsek Sojol bersama Basarnas, Potensi SAR, dan warga melakukan pencarian terhadap Hi Tihang (80) yang dilaporkan hilang di area perkebunan Pangurabang, Desa Balukang II, Donggala.
  • Korban diduga mengalami demensia dan terakhir kali terlihat pada Jumat (22/5/2026) sore saat menuju sungai kecil untuk mengambil air minum.
  • Tim gabungan telah melakukan pencarian selama tujuh hari dengan menyisir perkebunan dan aliran sungai, namun korban hingga kini belum ditemukan.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Polsek Sojol bersama Tim Basarnas, Potensi SAR, dan warga melakukan pencarian terhadap seorang pria lanjut usia yang dilaporkan hilang di area perkebunan rakyat Pangurabang, Desa Balukang II, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (28/5/2026).

Korban diketahui bernama Hi Tihang (80), warga setempat dilaporkan hilang sejak Jumat (22/5/2026).

Kapolsek Sojol, Iptu Abdi Kurnia mengatakan pencarian dilakukan sejak pukul 08.30 hingga 18.00 Wita dengan menyisir sejumlah titik di kawasan perkebunan serta aliran sungai kecil diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.

Baca juga: Bupati Donggala Lantik Tiga Anggota BPD dari Salumpaku dan Wombo, Tekankan Sinergi Pemerintah Desa

“Korban diduga mengalami demensia atau pikun karena faktor usia lanjut,” ujar Iptu Abdi Kurnia.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan warga, korban terakhir kali terlihat pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat itu, dua warga bernama Angki dan Agus melihat korban turun menuju sungai kecil bersama seorang warga lainnya, Manang, untuk mengambil air minum.

Sejak laporan kehilangan diterima, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Potensi SAR, aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian intensif selama tujuh hari operasi SAR.

Baca juga: Musliman Minta Pemkot Palu Kaji Ulang Kelayakan Jembatan Palu I dan III Sebelum dibuka Dua Arah

Hingga pencarian hari terakhir dilakukan, korban belum berhasil ditemukan dan tim gabungan masih berkoordinasi terkait langkah penanganan selanjutnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved