Minggu, 31 Mei 2026

Sigi Hari Ini

Libur Tanggal Merah, Pemandian Bionga di Kaleke Sigi Ramai Dikunjungi Wisatawan

Pemandian Bionga dikenal memiliki air yang jernih dan dingin karena bersumber langsung dari aliran pegunungan. 

Tayang:
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Robit/Robit Silmi
WISATA PERMANDIAN BIONGA - Libur tanggal merah dimanfaatkan warga untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi yakni Pemandian Bionga berada di Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Pemandian Bionga di Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, ramai dikunjungi wisatawan saat libur Hari Raya Waisak 2570 BE, dengan pengunjung datang dari Kota Palu dan berbagai daerah sekitarnya.
  • Daya tarik utama Pemandian Bionga adalah air pegunungan yang jernih dan dingin, suasana alam yang asri, serta biaya wisata yang terjangkau.
  • Kawasan wisata ini juga didukung berbagai fasilitas dan aktivitas ekonomi warga, seperti gazebo sewaan, kamar bilas.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Libur tanggal merah dimanfaatkan warga untuk berwisata bersama keluarga. 

Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi yakni Pemandian Bionga berada di Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Pantauan Tribun, Minggu (31/5/2026) pagi, kawasan pemandian tersebut dipadati pengunjung datang dari berbagai daerah, termasuk dari Kota Palu dan sekitarnya.

Baca juga: Ketua Magabudhi Palu: Waisak Jadi Momentum Menebar Kedamaian dan Keharmonisan

Libur kali ini bertepatan dengan peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE.

Pemandian Bionga dikenal memiliki air yang jernih dan dingin karena bersumber langsung dari aliran pegunungan. 

Air sungai mengalir terus-menerus mengisi kolam pemandian sebelum kembali mengalir ke sungai.

Kondisi tersebut membuat air di kolam selalu segar dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Selain menawarkan suasana alam yang asri, pengunjung juga tidak dikenakan biaya tiket masuk. 

Mereka hanya membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp2.000.

Bagi pengunjung yang ingin bersantai bersama keluarga, pengelola menyediakan gazebo yang dapat disewa dengan tarif Rp35 ribu.

Di sekitar lokasi juga banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjajakan berbagai makanan dan minuman.

Baca juga: Kekurangan 22 Armada, DLH Palu Upayakan Penambahan Kendaraan Pengangkut Sampah

Mulai dari nasi kuning, mi instan, aneka camilan, minuman dingin hingga es segar tersedia di kawasan wisata tersebut.

Fasilitas penunjang lainnya seperti kamar ganti dan tempat bilas juga tersedia. 

Pengunjung dikenakan biaya Rp3 ribu untuk menggunakan fasilitas tersebut.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved