Banggai Hari Ini
Penggilingan Padi di Luwuk Timur Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp500 Juta
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Ringkasan Berita:
- Kebakaran terjadi di penggilingan padi milik I Nyoman Darmawan di Desa Bantayan, Kecamatan Luwuk Timur, pada Senin malam.
- Sebanyak 429 sak gabah hangus terbakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.
- Polisi telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI – Kebakaran melanda sebuah penggilingan padi di Desa Bantayan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian besar gabah yang tersimpan di dalam gudang dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp500 juta.
Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan melalui Kapolsek Luwuk AKP Muh Asdar mengatakan, lokasi yang terbakar merupakan penggilingan padi milik I Nyoman Darmawan (47).
Baca juga: Penggilingan Padi di Luwuk Timur Banggai Terbakar, 429 Gabah Hangus
Api pertama kali diketahui warga saat kobaran sudah membesar dari dalam bangunan penggilingan padi yang saat itu menyimpan ribuan sak gabah kering.
Di dalam gudang juga terdapat mesin penggilingan padi yang ikut terdampak kebakaran.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 429 sak gabah atau 30 persen dari total 1.430 sak gabah yang tersimpan tidak dapat diselamatkan.
"Hanya 70 persen sak gabah kering yang berhasil diselamatkan," ujar AKP Muh Asdar.
Meski sebagian besar gabah berhasil dievakuasi, kondisi gabah yang terkena air saat proses pemadaman berpotensi mengalami penurunan kualitas.
Gabah yang tersimpan di lokasi diketahui milik sejumlah warga, di antaranya Erwin sebanyak 200 sak, Jumanto 300 sak, Bustari 100 sak, Jan 150 sak, Suti 80 sak, Wiwit 40 sak, Basuki 200 sak, Wawan 30 sak, Katri 90 sak, Toto 100 sak, Komdan 69 sak, Nanang Seti 30 sak, dan Riu 50 sak.
Baca juga: Hari Lahir Pancasila 2026, Kementerian ATR/BPN Tekankan Kebijakan Berbasis Keadilan Sosial
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas juga memasang garis polisi di sekitar area penggilingan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.
Sementara itu, warga sekitar berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi mengingat gudang penggilingan tersebut menjadi tempat penyimpanan hasil panen milik sejumlah petani di wilayah Luwuk Timur.
Sulawesi Tengah
Kabupaten Banggai
Kecamatan Luwuk Timur
Polres Banggai
Kapolres Banggai
Desa Bantayan
| Penggilingan Padi di Luwuk Timur Banggai Terbakar, 429 Gabah Hangus |
|
|---|
| Curi Material Bangunan di Dua Lokasi, Warga Simpang Raya Banggai Dibekuk Polisi |
|
|---|
| Mengunjungi Dusun Mumpe, Melihat Komunitas Adat Menjaga Air |
|
|---|
| Pasutri di Banggai Bobol Rumah Warga, Uang Hasil Curian Dipakai Beli Sabu |
|
|---|
| Melihat SMP Negeri Mirqan, Sekolah Baru di Luwuk Selatan Banggai Berbiaya Rp8 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Penggilingan-Padi-di-Luwuk-Timur-Banggai-Terbakar-429-Gabah-Hangus.jpg)