Kamis, 4 Juni 2026

Buol Hari Ini

Program RPL Untad Dorong Peningkatan Kualifikasi ASN Kabupaten Buol

Wakil Bupati menegaskan bahwa Program RPL merupakan salah satu inovasi pendidikan tinggi.

Tayang:
Editor: Regina Goldie
Handover
Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Tadulako (Untad) diharapkan menjadi akselerator peningkatan kualifikasi pendidikan bagi ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Buol. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Buol mendukung Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Tadulako (Untad) sebagai upaya mempercepat peningkatan kualifikasi pendidikan ASN dan masyarakat yang memiliki pengalaman kerja serta kompetensi profesional.
  • Dalam sosialisasi RPL di Kampus PSDKU Untad Buol, Wakil Bupati Buol menyatakan bahwa program ini memungkinkan pengalaman kerja, pelatihan, dan kompetensi dimiliki seseorang.

TRIBUNPALU.COM - Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Tadulako (Untad) diharapkan menjadi akselerator peningkatan kualifikasi pendidikan bagi ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Buol.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Buol saat membuka Sosialisasi RPL di Kampus PSDKU Untad Buol, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri Tim RPL Untad Palu dan sejumlah perangkat daerah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan tinggi bagi ASN dan masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja serta kompetensi profesional.

Baca juga: Jalur Trans Sulawesi di Bunta Banggai Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Kembali Bisa Dilalui

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Program RPL merupakan salah satu inovasi pendidikan tinggi yang memberikan kesempatan bagi individu untuk memperoleh pengakuan akademik atas pengalaman kerja, pelatihan, maupun kompetensi yang telah dimiliki selama ini.

Menurutnya, kebutuhan akan SDM yang kompeten dan memiliki kualifikasi pendidikan yang memadai menjadi semakin penting seiring meningkatnya tuntutan pelayanan publik dan pembangunan daerah.

"Di tengah tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, kita membutuhkan aparatur, tenaga profesional, pelaku usaha, perangkat desa, guru, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat yang memiliki kompetensi yang diakui secara formal," ujar Wakil Bupati.

Baca juga: PERADI Palu Kubu Muslim Mamulai Klaim Punya Dasar Hukum Kuat, Ito Lawputra Disomasi

Ia menjelaskan, Program RPL menjadi solusi bagi ASN dan masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus mengulang seluruh proses pembelajaran dari awal.

Melalui skema tersebut, pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki dapat dikonversi menjadi pengakuan akademik sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Buol menilai program ini dapat mendukung peningkatan kualitas aparatur.

Berdasarkan data kepegawaian yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, masih terdapat sejumlah ASN yang perlu didorong untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan formalnya.

Tercatat sebanyak 1.302 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol masih berpendidikan SMA, terdiri dari 414 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 337 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan 551 PPPK Paruh Waktu.

Sementara itu, ASN dengan kualifikasi pendidikan Diploma (D1–D3) berjumlah 819 orang, terdiri dari 449 PNS, 334 PPPK, dan 36 PPPK Paruh Waktu.

Baca juga: Kemenkum Sulteng dan Pengadilan Tinggi Hadirkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved