Jumat, 5 Juni 2026

Kemarau di Sigi

Makan Uvempoi Jadi Penutup Ritual Adat Morra Keke di Sigi

Tradisi Makan Uvempoi sekaligus menjadi penegasan bahwa nilai gotong royong dan kebersamaan masih kuat terpelihara di tengah masyarakat Sigi.

Tayang:
Editor: Fadhila Amalia
Handover
TRADISI - Tradisi Makan Uvempoi menjadi penutup rangkaian Upacara Adat Morra Keke digelar masyarakat dari lima desa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (4/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Makan Uvempoi menjadi penutup rangkaian Upacara Adat Morra Keke yang digelar masyarakat lima desa di Kabupaten Sigi.
  • Hidangan berasal dari hasil penyembelihan kambing dan domba yang digunakan dalam prosesi ritual adat.
  • Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Tradisi Makan Uvempoi menjadi penutup rangkaian Upacara Adat Morra Keke digelar masyarakat dari lima desa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan makan bersama tersebut berlangsung di kawasan Sungai Wuno setelah seluruh prosesi adat selesai dilaksanakan.

Warga dari Desa Watunonju, Sidera, Oloboju, Bora, dan Solove berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Makan Uvempoi merupakan tradisi makan bersama telah menjadi bagian dari pelaksanaan ritual Morra Keke secara turun-temurun.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kemarau Panjang, Warga Lima Desa di Sigi Minta Hujan Turun Lewat Upacara Adat

Hidangan disajikan berasal dari hasil penyembelihan kambing dan domba yang digunakan dalam rangkaian prosesi adat.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi simbol rasa syukur masyarakat setelah pelaksanaan ritual, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga dari berbagai desa.

Perwakilan Lembaga Adat Desa Watunonju, Aswan Meni, mengatakan kebersamaan yang terjalin dalam Makan Uvempoi menjadi salah satu nilai penting yang terus dijaga dalam tradisi Morra Keke.

Menurutnya, ritual adat tidak hanya berisi doa dan prosesi adat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan solidaritas masyarakat.

“Melalui kegiatan ini masyarakat dapat berkumpul, saling berbagi, dan mempererat hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak lama,” ujarnya.

Suasana akrab terlihat saat warga dari berbagai kalangan duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan.

Tokoh adat, pemerintah desa, hingga masyarakat umum berbaur tanpa sekat dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: Pengelolaan Pengaduan Warga Diperkuat, Diskominfosantik Sulteng Gelar Pendampingan SP4N-LAPOR

Tradisi Makan Uvempoi sekaligus menjadi penegasan bahwa nilai gotong royong dan kebersamaan masih kuat terpelihara di tengah masyarakat Sigi.

Selain sebagai penutup ritual Morra Keke yang bertujuan memohon hujan di tengah musim kemarau, kegiatan itu juga menjadi wujud pelestarian budaya lokal yang diwariskan oleh para leluhur dan terus dijaga hingga kini. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved