Sulteng Hari Ini
Rangkaian HLH 2026 di Sulteng Berlangsung Sebulan, Ada Penanaman Mangrove hingga Fun Run
Menurutnya, penanaman mangrove menjadi salah satu upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendukung mitigasi.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rangkaian kegiatan selama satu bulan penuh (1–30 Juni 2026) dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan tema “Bekerja untuk Iklim”.
- Kepala DLH Sulteng, Wahid Irawan, mengatakan rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih pantai dan edukasi pemilahan sampah di Pantai Kampung Nelayan, Palu.
- Kegiatan ini bertujuan mengurangi sampah plastik serta meningkatkan kesadaran masyarakat.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan berbagai kegiatan selama sebulan penuh dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026 dan melibatkan pemerintah, sekolah, komunitas lingkungan, dunia usaha, hingga masyarakat umum.
Kepala DLH Provinsi Sulawesi Tengah, Wahid Irawan, mengatakan pelaksanaan rangkaian HLH 2026 mengacu pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dengan tema “Bekerja untuk Iklim.”
“Sesuai dengan edaran dari Menteri Lingkungan Hidup, rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini dimulai sejak 1 Juni hingga 30 Juni 2026,” kata Wahid saat ditemui usai aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pantai Kampung Nelayan, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (5/6/2026).
Baca juga: Imigrasi Palu Siap Dukung Penerbangan Internasional Perdana Guangzhou–Palu pada Juli 2026
Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih pantai dan edukasi pemilahan sampah yang digelar serentak sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah, khususnya sampah plastik.
Setelah itu, DLH Sulteng akan melaksanakan penanaman pohon bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu di sekitar Sungai Kawatuna.
Selain penghijauan di kawasan sungai, kegiatan konservasi pesisir juga menjadi bagian dari agenda peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini.
“Selanjutnya, kami akan melakukan penanaman mangrove di kawasan Layana,” ujar Wahid.
Menurutnya, penanaman mangrove menjadi salah satu upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendukung mitigasi perubahan iklim.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan lapangan, DLH Sulteng juga menyiapkan sejumlah agenda edukatif yang menyasar pelajar dan masyarakat umum.
Baca Juga: DLH Sulteng Terjunkan 3 Armada Pengangkut Sampah dalam Aksi Bersih Pantai Kampung Nelayan
Di antaranya lomba cerdas cermat tingkat SMA dan SMK bagi sekolah Adiwiyata serta lomba melukis untuk anak-anak taman kanak-kanak.
“Kami ingin melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak-anak dan pelajar, agar kepedulian terhadap lingkungan tumbuh sejak dini,” ujarnya.
DLH Sulteng juga akan menggelar pameran lingkungan yang melibatkan sekolah Adiwiyata, komunitas pemerhati lingkungan, pegiat lingkungan, serta perusahaan peserta Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER).
| Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Sulteng Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Sampah |
|
|---|
| Berlayar dari Banggai Laut Menuju Taliabu, KM Jolor Mati Mesin |
|
|---|
| Ketua KPKPST Ungkap Praktek Suap di Kawasan Industri Morowali |
|
|---|
| YTM Paparkan Polarisasi Suplai Dana Asing Ke Kawasan Industri Morowali, Capai 1,7 Miliyar USD |
|
|---|
| WALHI Sulteng Soroti Transisi Hijau dan Keadilan Ekologis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/d-a8oy89a89yaya89ajpggg.jpg)