Sulteng Hari Ini
PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100 Persen Desa Berlistrik Tahun 2029
Pemerataan listrik menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ringkasan Berita:
- Pemprov Sulawesi Tengah dan PLN menargetkan seluruh desa di Sulawesi Tengah telah menikmati akses listrik pada tahun 2029 melalui percepatan Program Listrik Desa (Lisdes).
- Gubernur Anwar Hafid menilai pemerataan listrik menjadi kunci peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah terpencil.
- PLN berkomitmen memperluas jaringan sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerataan energi di Sulawesi Tengah.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama PT PLN (Persero) menyepakati percepatan program elektrifikasi desa dengan target seluruh desa di Sulawesi Tengah telah menikmati layanan listrik pada 2029.
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan jajaran manajemen PLN membahas strategi pemerataan akses energi hingga ke wilayah terpencil.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak mengevaluasi kondisi sistem kelistrikan yang ada sekaligus menyusun langkah percepatan Program Listrik Desa (Lisdes) agar pembangunan jaringan dapat menjangkau desa-desa belum teraliri listrik.
Baca juga: Kelembapan Udara di Parigi Moutong Capai 80 Persen, Warga Diminta Tetap Waspada
Gubernur Anwar Hafid menegaskan, pemerataan listrik menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan listrik tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung layanan pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan usaha masyarakat di pedesaan.
"Semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bahwa keadilan pembangunan wajib dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Listrik adalah motor penggerak pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga," ujar Anwar.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Palu Ansar mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan melalui pembangunan infrastruktur sekaligus menjaga keandalan pasokan di wilayah yang telah berlistrik.
PLN juga memastikan program elektrifikasi akan dijalankan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah yang masih sulit dijangkau jaringan listrik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menambahkan pemerataan listrik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional inklusif.
Baca juga: DLH Morowali Ajak Warga Tinggalkan Kantong Plastik, Gunakan Tas Belanja Ramah Lingkungan
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan PLN, diharapkan seluruh desa di Sulawesi Tengah dapat menikmati akses listrik yang andal pada 2029 sehingga mampu mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.(*)
| Tolak Kawasan Industri, Warga Desa Siniu Parigi Moutong Nobar Film Pesta Babi |
|
|---|
| Melemahnya Rupiah Bisa Tekan Akses Pendidikan Berkualitas |
|
|---|
| Program Berani Lancar 2026 Tangani 24 Paket Jalan dan Jembatan di 12 Daerah Sulteng |
|
|---|
| Wahid Irawan Ajak Warga Sulteng Hentikan Kebiasaan Membakar Sampah Demi Jaga Iklim |
|
|---|
| Rangkaian HLH 2026 di Sulteng Berlangsung Sebulan, Ada Penanaman Mangrove hingga Fun Run |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Anwar-Hafid-dan-PLN-Sepakat-Wujudkan-100-Persen-Desa-Berlistrik-pada-2029.jpg)