Sulteng Hari Ini
Penyesuaian Harga BBM, PELNI Pastikan Harga Tiket Tidak Naik
Karena itu, penyesuaian harga BBM yang terjadi saat ini belum berpengaruh terhadap tarif tiket yang berlaku bagi penumpang.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memastikan bahwa penyesuaian harga BBM tidak berdampak pada tarif tiket kapal penumpang di Sulawesi Tengah.
- Kepala Cabang PELNI Palu, PT Pelayaran Nasional Indonesia, Christian Moreys Nainggolan, menjelaskan bahwa tarif tetap stabil karena masih mengacu pada skema subsidi pemerintah untuk operasional kapal.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memastikan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) tidak berdampak pada tarif tiket kapal penumpang di Sulawesi Tengah.
Kepala Cabang PT PELNI Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengatakan hingga saat ini harga tiket kapal masih tetap normal dan belum mengalami kenaikan meski terjadi penyesuaian harga BBM.
Menurutnya, tarif tiket kapal penumpang PELNI masih mengacu pada skema subsidi pemerintah sehingga belum ada perubahan harga yang dibebankan kepada masyarakat.
“Untuk PT PELNI, terkait kenaikan ataupun penyesuaian tarif BBM yang sudah berjalan saat ini, tarif tiket masih tetap sama dengan tarif sebelumnya,” kata Christian saat ditemui di ruang kerjanya, Jl RA Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, operasional kapal penumpang PELNI merupakan bagian dari penugasan pemerintah yang mendapat dukungan subsidi, termasuk untuk kebutuhan bahan bakar kapal.
Baca juga: Mau Liburan? PELNI Palu Siapkan Diskon Tiket Kapal 30 Persen Hingga Agustus 2026
Karena itu, penyesuaian harga BBM yang terjadi saat ini belum berpengaruh terhadap tarif tiket yang berlaku bagi penumpang.
Christian mengatakan kebutuhan BBM untuk operasional kapal diajukan PELNI kepada pemerintah setiap tahun melalui koordinasi dengan kementerian terkait.
Dari proses tersebut, pemerintah menetapkan kuota BBM yang digunakan untuk mendukung operasional kapal-kapal PELNI sepanjang tahun.
“Terkait subsidi, itu menyesuaikan dengan kebutuhan operasional yang diajukan PELNI kepada pemerintah agar operasional kapal dari Januari sampai Desember dapat terpenuhi,” ujarnya.
Meski belum ada kenaikan tarif, PELNI justru menyiapkan program stimulus bagi masyarakat berupa diskon tiket kapal sebesar 30 persen.
Baca juga: Kota Palu Masih Jadi Daerah Kasus HIV/AIDS Tertinggi di Sulteng
Program tersebut akan berlaku mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026 atau bertepatan dengan periode libur sekolah.
Sebagai contoh, tarif tiket rute Pantoloan-Balikpapan yang saat ini berada di kisaran Rp154 ribu berpotensi turun menjadi sekitar Rp120 ribuan selama masa program diskon berlangsung.
| Keruk Surplus US Dollar 1 Miliar, Ekspor Besi Baja Sulteng ke Tiongkok Meroket di April 2026 |
|
|---|
| Kominfosantik Sulteng dan Komnas HAM Perkuat Kolaborasi Pemajuan Hak Asasi Manusia |
|
|---|
| Modus Penipuan Pesan Berantai Gunakan Nama Anwar Hafid, Pemprov Sulteng Imbau Warga Waspada |
|
|---|
| PLN Siapkan Elektrifikasi Bertahap untuk Wilayah Sulit Dijangkau di Sulteng |
|
|---|
| Gubernur Anwar Hafid Dorong Pemerataan Listrik hingga Pelosok Sulteng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/PELNI-Pastikan-Penyesuaian-Harga-BBM-Tak-Pengaruhi-Tarif-Tiket-Kapal.jpg)