Wali Kota Palu Hadianto Rasyid Mundur dari Hanura Sulteng, Kader Curhat di DPP
Hampir seluruh ketua dan sekretaris DPC yang hadir dalam pertemuan itu berharap agar Hadianto Rasyid tetap di DPD.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kader Hanura di Sulawesi Tengah berbondong-bondong ke DPP pascamundurnya Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dari partai.
Kedatangan mereka pada 8 Juni 2026 guna menghadiri panggilan DPP Hanura.
Sekretaris DPD Hanura Sulteng Muh Ismail Junus menyebutkan, pertemuan di DPP itu membahas pengunduran diri Ketua DPD Hadianto Rasyid.
"Dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan penunjukan pelaksana tugas sementara Ketua DPD Hanura Sulteng. DPP meminta tanggapan kami soal pengunduran diri itu," jelas Ismail Junus via telepon, Sabtu (13/6/2026).
Anggota DPRD Sulteng 2014-2024 itu menjelaskan, hampir seluruh ketua dan sekretaris DPC yang hadir dalam pertemuan itu berharap agar Hadianto Rasyid tetap di DPD.
"Kader sangat kompak di Sulteng. Hubungan kami sangat panjang bersama beliau. Karena Hadianto Rasyid bukan kader biasa. Beliau dari PAC, DPC hingga DPD," papar Ismail.
Baca juga: KFC Disegel Lagi di Palu, Bapenda Sebut Pelanggaran yang Sama Terjadi Sejak 2024
Ismail Junus tidak begitu mengetahui alasan pengunduran diri Hadianto Rasyid dari partai.
Meski desas desus Hadianto Rasyid pindah partai diketahui beberapa kader, namun kepastiannya belum pernah disampaikan dalam forum resmi.
"Sampai detik ini saya belum pernah mendengar beliau mau gabung ke mana. Namun kami menghormati hak itu," ujar Ismail.
Hadianto Rasyid memulai karir di Partai Hanura tahun 2008.
Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hanura Kecamatan Palu Utara.
Hadianto kemudian melenggang ke DPRD Palu pada Pemilu 2009.
Baca juga: Fenomena Anwar-Hadianto Sepanggung di Hadapan Pendemo, Mahasiswa Ungkit Persaingan Pilgub Sulteng
Kesuksesannya itu mengantarkan Hadianto menjadi Ketua DPC Hanura Palu pada 2010.
Dia lalu dipercaya sebagai anggota DPRD Sulteng pada Pileg 2014.
Setahun menduduki kursi DPRD Sulteng, Hadianto Rasyid mundur dan bertarung di kontestasi Wali Kota Palu.
| Polisi dan TNI Sita 40 Liter Miras Cap Tikus di Pagimana Banggai |
|
|---|
| Ketua APJI Sulteng Minta Pelaku UMKM Tingkatkan Packaging |
|
|---|
| Pesta Wirausaha Palu 2026 Hadirkan Motivator Nasional, Ratusan Peserta Antusias Belajar Bisnis |
|
|---|
| Pemkot Palu Tata Pasar Inpres Manonda, Terminal Lama Dialihfungsikan Jadi Pasar Tradisional |
|
|---|
| Gaet 16 Perusahaan Tambang, Anwar Hafid Himpun CSR Rp355 Miliar untuk Perbaikan Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Musda-Hanura-Sulteng-2052.jpg)