Sulteng Hari Ini
Dispusaka Sulteng Kenalkan E-Pus hingga Pelosok, Ajak Masyarakat Budayakan Gemar Membaca
Menurutnya, budaya gemar membaca juga menjadi salah satu indikator kinerja utama Dispusaka Sulteng.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong budaya gemar membaca melalui berbagai program literasi, termasuk memperluas akses perpustakaan digital dan layanan ke daerah terpencil.
- Dalam dialog di TribunPalu.com, Kepala Dispusaka Sulteng menyampaikan bahwa membaca dapat memperluas wawasan masyarakat dan kini perpustakaan juga bertransformasi ke layanan digital melalui aplikasi E-Pus Sulteng dengan sekitar 50 e-book awal yang disiapkan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah terus mengajak masyarakat membudayakan kebiasaan gemar membaca melalui berbagai program, termasuk memperkenalkan perpustakaan digital E-Pus Sulteng hingga menjangkau daerah terpencil.
Upaya tersebut disampaikan dalam program dialog Motesa-tesa TribunPalu.com bersama Dispusaka Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (15/6/2026).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi, mengatakan kebiasaan membaca dapat memperluas wawasan dan membuat masyarakat seolah menjelajahi berbagai belahan dunia melalui buku yang dibaca.
“Dengan gemar membaca, kita seakan menjelajahi apa yang kita baca. Kita bisa mengetahui bagaimana keadaan dunia sekarang sekaligus menambah wawasan,” ujarnya.
Menurutnya, budaya gemar membaca juga menjadi salah satu indikator kinerja utama Dispusaka Sulteng.
Seiring perkembangan teknologi, Dispusaka telah menghadirkan perpustakaan digital melalui aplikasi E-Pus Sulteng. Menurut Siti Rachmi, esensi perpustakaan tidak berubah, hanya medianya yang bertransformasi dari fisik menjadi digital.
Baca juga: Donggala Raih Peringkat 8 di MTQ Sulteng, Wabup Taufik Dorong Evaluasi Pembinaan
Ia mengatakan Dispusaka membuka ruang bagi kebutuhan para pemustaka. Jika masyarakat membutuhkan buku tertentu, pihaknya akan berupaya menyediakannya.
“Saat ini kami sudah menyiapkan 50 judul e-book sebagai tahap awal,” katanya.
Selain layanan digital, Dispusaka juga memperluas akses literasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui perpustakaan keliling menggunakan sepeda motor yang dikelola dinas perpustakaan kabupaten dan kota.
Tak hanya itu, sejumlah desa di Sulawesi Tengah kini telah memiliki perpustakaan dan taman baca yang difasilitasi oleh Perpustakaan Nasional.
Siti menyebut, kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan tersendiri.
Namun, Dispusaka tetap berupaya menjalankan program sesuai tugas pokok dan fungsinya, salah satunya melalui kegiatan virtual dan kolaborasi dengan Bunda Literasi.
“Kami tetap berbuat sesuai program dan kegiatan walaupun dengan keterbatasan. Harapannya, program-program literasi ini dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.
| Mantan Ketua OSIS Hingga Paskibraka Berpeluang Dapat Beasiswa Berani Cerdas Jalur Prestasi |
|
|---|
| Disdik Sulteng Bantah Isu Penutupan Pendaftaran Beasiswa Berani Cerdas: Masih Buka |
|
|---|
| Pendaftaran Beasiswa Berani Cerdas Masih Dibuka hingga November 2026, Mahasiswa Diminta Teliti |
|
|---|
| PKB Sulteng Klaim Struktur Pengurus Sudah Siap untuk Verifikasi KPU |
|
|---|
| Muhammad Safri Sebut Keterwakilan Perempuan di PKB Sulteng Capai 37 Persen, Lampaui Syarat KPU |
|
|---|