Liga 4
Final Liga 4 Sulteng Ricuh, Suporter Masuk Lapangan hingga Dekati Podium Gubernur
Mereka berupaya membatasi pergerakan massa dan mencegah kericuhan meluas ke area tribun maupun podium tamu undangan.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Final Liga 4 Sulawesi Tengah antara Celebest FC vs Persigi FC di Palu diwarnai kericuhan setelah ratusan suporter masuk ke lapangan usai pertandingan.
- Aparat kepolisian dan TNI sigap mengamankan situasi, sementara Bupati Sigi Rizal Intjenae turun langsung menenangkan massa.
- Celebest FC keluar sebagai juara setelah menang tipis 1-0 melalui gol cepat Uci M Rifky pada menit ke-2.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Laga final Liga 4 Sulawesi Tengah Piala Gubernur mempertemukan Celebest FC menghadapi Persigi FC diwarnai kericuhan, Selasa (21/4/2026).
Pertandingan berlangsung di Lapangan Faqih Rasyid, Jl Abdurrahman Saleh, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, awalnya berjalan sengit hingga peluit panjang dibunyikan wasit tanda laga berakhir.
Namun, suasana berubah memanas sesaat setelah pertandingan usai.
Baca juga: Semangat Kartini Yosepina, Bukti Nyata Ketangguhan Perempuan di DPRD Tolitoli
Ratusan suporter dari kedua kesebelasan tiba-tiba masuk ke dalam lapangan.
Aksi saling kejar pun tak terhindarkan hingga mendekati area podium tempat Gubernur Sulawesi Tengah berada.
Di tengah situasi tersebut, aparat gabungan dari kepolisian dan TNI sejak awal berjaga di sekitar lapangan terlihat sigap mengamankan area.
Mereka berupaya membatasi pergerakan massa dan mencegah kericuhan meluas ke area tribun maupun podium tamu undangan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pejabat yang hadir ikut terkejut.
Bupati Sigi, Rizal Intjenae, bahkan terlihat langsung turun dari kursinya.
Mengenakan jersey biru, ia berupaya menghalau massa yang terlibat kericuhan agar tidak semakin meluas.
Tak lama berselang, Rizal mengambil mikrofon dan berteriak menenangkan suporter.
Baca juga: Wabup Banggai Siapkan Tiga Opsi Antisipasi Penundaan Dana Transfer Pusat
“Jangan cederai turnamen ini, malu ada gubernur. Tidak apa-apa kita kalah, tidak kenapa juga,” teriaknya dari atas podium.
Ia kemudian meminta seluruh suporter, khususnya dari Kabupaten Sigi, untuk segera meninggalkan lapangan.
Rizal juga mengingatkan bahwa setelah laga final, akan dilanjutkan dengan pertandingan eksebisi sebagai bagian dari rangkaian seremonial penutupan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Suporter-Masuk-Lapangan-hingga-Dekati-Podium-Gubernur.jpg)