Selasa, 28 April 2026

Dipatadongkon, Tradisi Penghormatan Kepada Jenazah di Balla, Mamasa 

Tradisi dipatadongkon turun temurun dilakukan oleh masyarakat Balla,namun itu tidak dilakukan kepada semua golongan masyarakat, hanya

Editor: Imam Saputro
semuel/tribunmamasa.com
Jenazah Almarhum Ballo Layuk Disemayamkan Dengan Cara Didudukkan di Atas Kursi di Atas Rumah Duka, di Dusun Tanete Dambu, Desa Balla Barata, Kecamatan Mamasa, Senin (18/2/2019). 

Namun itu tidak dilakukan kepada semua golongan masyarakat.

"Orang yang 'Dipatadongkon', orang tertentu saja, dilihat dari kemampuan keluarganya," tuturnya.

"Biasanya yang dipatadongkon, dipotongkan kerbau minimal 1 ekor," tambahnya.

Pada prosesi Rambu Solo ini, setelah jenazah disemayamkan di atas rumah duka selama paling kurang 3 hari, jenazah kemudian dikuburkan.

"Tergantung jumlah kerbau yang dipotong, kalau 1 kerbau, maksimal 5 hari jenazah di atas rumah," pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Tradisi 'Dipatadongkon' Warga Mamasa, Saat Jenazah Duduk di Kursi Dikelilingi Keluarga.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved