Jumat, 24 April 2026

Dicabut atau Tidak Dicabut? Ketahui Serba-serbi tentang Gigi Bungsu

Gigi bungsu merupakan gigi geraham ketiga yang tumbuh paling akhir. Sebagian besar orang mengalami masalah tentang gigi bungsu yang harus dicabut.

dentalselect.com
Ilustrasi gigi bungsu tumbuh. 

Ilmuwan masih belum bisa menjelaskan mengapa beberapa gigi bungsu bisa mengalami impaksi.

Sehingga, manusia memerlukan cara baru agar dokter gigi dapat memprediksi gigi bungsu mana yang berisiko.

Makan makanan yang renyah

Ilustrasi makan makanan yang renyah
Ilustrasi makan makanan yang renyah (familydentalspringfield.com)

Berdasarkan yang kita ketahui, bisakah kita mencegah impaksi?

Mungkin saja.

Kera jarang mengalami impaksi gigi bungsu.

Hal ini juga berlaku untuk manusia yang mengonsumsi makanan alami.

Rahang berevolusi untuk mengantisipasi stimulasi biomekanis dari makanan seperti kacang-kacangan, sayuran, dan daging mentah.

Sekarang, kita cenderung makan makanan lembut yang sudah diproses, seperti selai kacang lembut yang dioles di roti yang teksturnya juga empuk.

Hasilnya, dalam beberapa dekade terakhir, manusia mungkin tidak memaksimalkan potensi tulang rahang yang dimiliki.

Jika seseorang masih dalam masa pertumbuhan, ada hal yang bisa dilakukan.

Yakni, mulailah makan makanan yang lebih renyah atau yang perlu lebih banyak dikunyah seperti kacang dan sayuran mentah.

Jika memiliki anak, dorong mereka untuk makan makanan yang banyak menggerakkan rahang dari kecil mengingat hal ini sehat untuk dilakukan.

Sementara sains belum dapat membuktikannya apakah hal tersebut dapat bekerja, tidak ada salahnya untuk mencoba.

Masalah kesehatan publik

Impaksi
Impaksi (practostatic.com)
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved