Wisata Palu

Tugu Perdamaian dan Gong Perdamaian Masih menjadi Tempat Wisata Favorit di Palu

Objek wisata Tugu Perdamaian dan Gong Perdamaian, masih menyimpan daya tarik yang tinggi bagi warga Kota Palu dan sekitarnya.

Penulis: Haqir Muhakir |
TRIBUNPALU.COM Muhakir Tamrin
Sejumlah pengunjung berada di depan Tugu Nosarara Nosabatutu, Kota Palu, Minggu (7/4/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Objek wisata Tugu Perdamaian dan Gong Perdamaian, masih menyimpan daya tarik yang tinggi bagi warga Kota Palu dan sekitarnya.

Minggu (7/4/2019) sore, tempat wisata alternatif yang berada di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore itu, kembali ramai dikunjungi warga.

Ada yang datang hanya sekadar jalan-jalan melepas penat, ada juga yang datang khusus untuj berswafoto.

Mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa, bahkan pegawai kantoran pun turut datang mengunjungi lokasi tersebut.

Di lokasi wisata alternatif itu, ada dua ikon yang menjadi objek utama tujuan pengunjung.

Jelang Pemilu, Bawaslu Kota Palu Berikan Pelatihan bagi 1195 Saksi dari Parpol di Mantikulore

Dua ikon yang dimaksud tersebut adalah Tugu Nosarara Nosabatutu dan Gong Perdamaian.

Kedua ikon itu masing-masing berjarak 20 meter.

Pemandangan yang paling menarik di tempat itu, ialah pemandangan teluk palu, karena posisinya yang berada di ketinggian.

Dari pusat kota di Jalan Hasanuddin, lokasi Tugu Nosarara Nosabatutu dan Gong Perdamaian bisa dituju dengan waktu tempuh 20 menit.

Dapat dituju dengan menggunakan kendaraan roda dua atau empat.

Dengan melewati Jalan Soekarno-Hatta dan melalui jalan mendaki di perbikitan yang memakan waktu sekitar 10 menit.

Untuk masuk, pengunjung dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp10 ribu untuk orang dewasa, dan Rp5 ribu untuk anak-anak.

Rahmi, salah seorang pengunjung mengatakan, dengan adanya Tugu Perdamaian yang diresmikan pada 11 Maret 2014 itu, Kota Palu lebih dikenal lagi di mata nusantara bahkan dunia.

Nama Bandara Baru Yogyakarta Diubah dari NYIA menjadi YIA, Ini Alasannya

Tugu Perdamaian itu diresmikan langsung oleh Kapolda Sulteng Brigadir Dewa Parsana, lima tahun lalu.

"Selain tempatnya yang sangat bagus, biaya masuk lokasinya pun terjangkau ditambah lagi spot-spot untuk berfoto sangat banyak," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved