Ramadan 2019

Sedang Jalani Pengobatan? Ini Waktu Tepat Minum Obat Saat Berpuasa Menurut Kementerian Kesehatan

Berikut solusi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bagi Anda yang harus mengonsumsi obat saat berpuasa.

Sedang Jalani Pengobatan? Ini Waktu Tepat Minum Obat Saat Berpuasa Menurut Kementerian Kesehatan
medicalnewstoday.com
Ilustrasi obat. Bolehkah wanita meminum obat penunda haid saat bulan Ramadan agar dapat berpuasa penuh? 

Sebelumnya, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter atau apoteker mengenai perubahan jadwal minum obat.

Sebab, menurut Kemenkes perubahan jadwal dan dosis dapat mempengaruhi efek terapi obat.

Sehingga perlu kehati-hatian jika melakukan perubahan jadwal minum obat.

Setelah mengonsultasikan obat Anda, ada baiknya mintalah resep yang dapat diminum satu atau dua kali sehari.

Jika ternyata obat perlu diminum 3 atau bahkan 4 kali sehari, pada hari biasa artinya obat diminum tiap 8 jam atau 6 jam.

Sehingga dapat dipastikan Anda tidak diperkenankan berpuasa.

Solusinya adalah ganti obat Anda dengan obat jenis lain yang memiliki khasiat sama tapi bekerja dalam waktu panjang.

Jika tidak memungkinkan diganti, maka ubahlah jadwal minum setiap 5 jam apabila dengan ketentuan 3 kali sehari.

Ini cara ubah jadwal minum obat saat berpuasa menurut pendapat GeMa CerMat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ini cara ubah jadwal minum obat saat berpuasa menurut pendapat GeMa CerMat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (Kolase/Instagram @gemacermat)

Bagaimana dengan penggunaan obat sebelum dan sesudah makan?

Jenis obat sebelum makan baiknya diminum 30 menit sebelum makan sahur atau makan malam.

Halaman
123
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved