Ramadan 2019

Belum Mandi Wajib/Junub Setelah Waktu Imsak? Ini Penjelasan, Tata Cara, dan Niat Mandi Wajib

Apakah puasa sah jika belum mandi wajib atau mandi junub selepas waktu Imsak? Berikut penjelasan disertai dalil, tata cara, dan lafaz niat mandi wajib

Belum Mandi Wajib/Junub Setelah Waktu Imsak? Ini Penjelasan, Tata Cara, dan Niat Mandi Wajib
Istimewa via Tribun Batam
Penjelasan sah tidaknya puasa jika belum melaksanakan mandi wajib atau mandi junub, beserta tata cara dan lafaz niat mandi wajib. 

Namun, lebih afdal dilakukan sebelum waktu salat Subuh masuk agar bisa menunaikan salat subuh di awal waktu.

Hal ini juga berlaku untuk perempuan yang sudah selesai haid tetapi belum sempat mandi wajib.

Dikutip dari NU Online, Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki menjelaskan, dari hadis ini dapat disimpulkan bahwa orang yang berhadas besar boleh menunda mandi junub hingga pagi hari.

“Orang yang berpuasa boleh menunda mandi junub hingga waktu setelah fajar terbit. Tetapi yang lebih utama adalah ia menyegerakan mandi wajib sebelum terbit fajar atau sebelum Subuh,”

Islam memperbolehkan orang yang junub untuk menunda mandi wajibnya di bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadan.

Namun, sebaiknya segera melakukan mandi wajib agar ia menjalani ibadah puasa seharian dalam keadaan suci dari hadats besar.

Mandi wajib jelang puasa Ramadan ini tentu dilakukan untuk membersihkan diri dari hal-hal yang membuat kita tidak bisa menjalanakan ibadah puasa Ramadhan.

Selain usia berhubungan suami istri, mandi wajib menjadi hal yang harus dilakukan ketika terjadi berbagai kondisi.

Misalnya setelah berhentinya haid atau keluarnya air mani.

Tujuan dari mandi wajib adalah membersihkan diri dan mensucikan kembali.

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved