Terkini Daerah

Penyerang dalam Bus di Kecelakaan Maut Cipali Disebut Alami Gangguan Jiwa

Penyebab kecelakaan Bus Safari di Tol Cipali, disebut mengalami gejala gangguan jiwa berat jenis skizofrenia paranoid.

Penyerang dalam Bus di Kecelakaan Maut Cipali Disebut Alami Gangguan Jiwa
istimewa
Polisi gabungan dari Polres Majalengka dan PJR sedang mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipali KM 150, Senin (17/6/2019) dini hari 

TRIBUNPALU.COM - Tersangka A, penyebab kecelakaan Bus Safari di Tol Cipali, disebut mengalami gejala gangguan jiwa berat jenis skizofrenia paranoid.

Hal itu diungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jumat (12/7/2019).

"Hasil kesimpulan dari pemeriksaan ahli bahwa terperiksa mengalami tanda dan gejala gangguan jiwa berat akut, atau psikotik akut dan sementara, akut dan sementara ya, dengan diagnosa banding skizofrenia paranoid," kata Dedi.

Selain itu, masih menurut hasil pemeriksaan para ahli, A dinilai tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keluarga Korban Kecelakaan Maut Cipali Ikhlaskan Kepergian Sanak Saudaranya

Kemudian, lanjut Dedi, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa A tidak memahami risiko dari perbuatannya.

Sebelumnya, A menyerang sopir bus tersebut karena mengaku mendengar dirinya ingin dibunuh oleh sopir dan kernet bus.

Perbuatan A telah membuat sopir Bus Safari hilang konsentrasi dan mengakibatkan kecelakaan yang menelan korban jiwa 12 orang.

"Terperiksa dinilai tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dinilai tidak dapat memahami nilai serta risiko perbuatannya, nah itu hasil kesimpulan dari pemeriksaan ahli," ujarnya.

Sementara itu, terkait kelanjutan kasus terhadap A yang telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi masih akan mendiskusikan lebih lanjut dengan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penyebab Kecelakaan Maut di Cipali Terungkap, Sopir Bus Diserang Seorang Penumpang Bernama Amsor

Kecelakaan maut itu terjadi di Kilometer 150 Tol Cipali pada Senin, 17 Juni 2019, dan menewaskan 12 orang dan melukai 45 orang.

Kecelakaan melibatkan empat kendaraan, yaitu Bus Safari dengan nomor polisi H 1469 CB, Mitsubishi Xpander B 8137 PI, Toyota Innova B 168 DIL, dan truk Mitsubishi dengan nomor polisi R 1436 ZA.

Kejadian bermula saat Bus Safari yang datang dari arah Jakarta menuju Cirebon, setibanya di Kilometer 150, tiba-tiba masuk ke median jalan dan menyeberang ke jalur yang berlawanan arah, lalu menabrak tiga mobil lain.

Adapun 12 korban tewas meliputi 6 penumpang mobil XPander, 3 orang mobil Innova, dan 3 penumpang Bus Safari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyerang Sopir Bus Safari Disebut Alami Gangguan Jiwa", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved