HUT Kemerdekaan RI

Karnaval Tujuhbelasan Marak Digelar, Omzet Pengusaha Kostum Naik Drastis

Maraknya pawai atau karnaval untuk memperingati Hari Uang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia membuat para pengusaha kostum menuai keuntungan

Karnaval Tujuhbelasan Marak Digelar, Omzet Pengusaha Kostum Naik Drastis
instagram.com/trayaarts
Kostum karnaval 17 Agustus 

Dia memprediksikan konsumen masih akan terus berdatangan sampai akhir bulan Agustus 2019.

Karena, sebagian daerah menggelar acara karnaval di penghujung bulan Agustus.

Berbeda dengan Indira, Eko mengatakan hampir seluruh konsumennya menyewa kostum kreasi.

"Sejak ada acara Jember Fashion Carnaval, kostum kreasi jadi ngetrend," jelas Eko.

Eko membandrol sewa kostum mulai dari Rp 850.000 sampai Rp 2,5 juta per orang. Asal tahu saja, tarif tersebut sudah termasuk make up dan kostum.

Produksi kostum karnaval sendiri

Untuk memenuhi koleksi baju kreasi untuk karnaval dan baju adat, mereka membuat kostum sendiri.

Seperti Eko yang selalu mendesain sendiri kostum karnaval yang disewakannya. "Acara Karnaval tahunan di Jember jadi salah satu inspirasi saya membuat desain kostum," jelasnya.

Indira memilih memesan baju adat untuk karnaval dari penjahit. Umumnya, baju adat yang dipesan adalah baju yang mempunyai detil rumit seperti baju adat dayak. Sedangkan, untuk kostum adat Jawa dia membuatnya sendiri.

Untuk membuat usahanya tetap eksis, Indira rajin mengunggah foto melalui Instagram. Selain itu, usaha penyewaan baju miliknya juga diviralkan oleh konsumennya.

Eko memilih memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar. Dia membuat website untuk mempromosikan Traya Art Center.

Selain itu, dia juga membuat akun Instagram dan e-commarce untuk menjaring konsumen baru.

Artikel ini sudah ditayangkan di Kontan dengan judul  Musim karnaval tujuhbelasan, pengusaha kostum panen rezeki

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved