Breaking News:

Palu Hari Ini

Lalui Validasi Data, Penyintas Gempa Palu Selangkah Lagi Relokasi ke Huntap Tondo

Kepala BPBD Kota Palu, Presly Tamlubolon mengatakan validasi dilakukan untuk membuktikan kepemilikan tanah dan bangunan yang terdampak di zona merah

TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Penyintas melakukan validasi data di baruga Lapangan Vatulemo Palu, Senin (26/8/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ratusan penyintas di Kota Palu dari berbagi kelurahan memadati baruga di Lapangan Vatulemo Palu, Senin (26/8/2019) siang.

Para penyintas yang kehilangan tempat tinggal itu, harus melaporkan data lengkap pada proses verifikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu bersama mitra penyedia hunian tetap.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presly Tamlubolon mengatakan, validasi itu dilakukan untuk membuktikan kepemilikan atas tanah dan bangunan yang terdampak di zona merah.

Sebab, mereka yang terdampak di zona merah harus direlokasi, seperti di area eks likuefaksi, tsunami, maupun di area patahan sesar.

Suasana Haru saat Tahanan Narkoba Polres Sigi Melaksanakan Ijab Kabul

BMKG Catat Gempa Guncang Poso Sulawesi Tengah, Senin (26/8/2019) Malam

"Ini adalah cara untuk memastikan kebenaran data atas masyarakat yang harus direlokasi ke huntap," jelas Presly.

Saat ini kata Presly, Pemerintah Kota Palu mendapatkan bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi untuk membangun huntap.

Penyintas melakukan validasi data di baruga Lapangan Vatulemo Palu, Senin (26/8/2019).
Penyintas melakukan validasi data di baruga Lapangan Vatulemo Palu, Senin (26/8/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Salah satu huntap yang saat ini sedang dibangun dan hampir siap huni, yakni huntap di wilayah Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Agar data validasi akurat, lanjut Presly, pihaknya melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Yayasan Buddha Tzu Chi sebagai penyedia huntap, maupun dari badan pertanahan serta kependudukan dan pencatatan sipil.

"Sehingga semua data ini menjadi valid, untuk penentuan prioritas, yang mana yang duluan direlokasi ke huntap," ujar Presly.

Mardani Ali Sera Permasalahkan Pengumuman Ibu Kota Baru oleh Presiden Jokowi

Berdasarkan formulir yang telah dibagikan kepada para penyintas untuk memilih lokasi huntap, ada sebanyak 1.867 kepala keluarga yang memilih direlokasi ke huntap di Kelurahan Tondo.

Direncanakan kata Presly, relokasi akan dilakukan secara bertahap, mengacu pada ketersediaan huntap yang siap huni.

"Tapi kita rencanakan pada peringatan 1 tahun bencana, relokasi tahap pertama sudah bisa dilakukan, saat ini yang siap dan sudah ada huntapnya itu, yang di Kelurahan Tondo," terangnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved