Palu Hari Ini

Wali Kota Palu Beri Gelar Kehormatan Kaili pada Mahasiswa Papua yang Jalani Studi di Palu

Gelar kehormatan sebagai bagian dari Suku Kaili diberikan kepada mahasiswa Papua yang menjalani studi di Kota Palu.

Wali Kota Palu Beri Gelar Kehormatan Kaili pada Mahasiswa Papua yang Jalani Studi di Palu
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Wali Kota Palu Hidayat berfoto bersama mahasiswa Papua di Jalan Tavanjuka Raya 1, Selasa (3/9/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Wali Kota Palu Hidayat, memberikan gelar kehormatan bagi mahasiswa Papua yang menjalani studi di Kota Palu, sebagai bagian dari Suku Kaili, suku asli lembah Palu.

Gelar sebagai orang Kaili itu diberikan dalam silaturahmi Wali Kota Palu Hidayat, tokoh adat Kaili, dan mahasiswa Papua yang studi di Kota Palu, Selasa (3/9/2019) siang.

Pertemuan berlangsung di kediaman Wali Kota Palu di Jalan Tavanjuka Raya 1, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Palu Hidayat mengundang sebanyak 40 orang lebih mahasiswa asal Pulau Papua.

Wali Kota Palu Hidayat berfoto bersama mahasiswa Papua di Jalan Tavanjuka Raya 1, Selasa (3/9/2019).
Wali Kota Palu Hidayat berfoto bersama mahasiswa Papua di Jalan Tavanjuka Raya 1, Selasa (3/9/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)
Wali Kota Palu Hidayat berfoto bersama mahasiswa Papua di Jalan Tavanjuka Raya 1, Selasa (3/9/2019).
Wali Kota Palu Hidayat berfoto bersama mahasiswa Papua di Jalan Tavanjuka Raya 1, Selasa (3/9/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Ratusan Mahasiswa di Kota Palu Berdemo Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Ratusan Mahasiswa Datangi DPRD Sulteng, Desak Presiden Selesaikan Konflik Papua

Wali Kota Palu Hidayat mengatakan, sudah merupakan bagian dari kearifan lokal bagi masyarakat adat Kaili, bahwa siapa pun yang datang ke Kota Palu, harus dihargai.

"Itu (mahasiswa Papua, red) keluarga kita, harus kita jaga," kata Wali Kota Palu Hidayat.

Pemberian gelar kehormatan itu, ditandai dengan pemasangan Siga, bagian dari pakaian adat suku Kaili yang dikenakan di kepala.

"Itu tandanya, kalau mereka sudah orang Kaili, kalau dia sudah jadi orang Kaili, jangan ada yang ganggu lagi," ujar Wali Kota Palu Hidayat.

Menurut Hidayat, siapa pun yang datang ke Palu, agama apa pun, suku apa pun yang datang ke Palu, kearifan lokal Palu selalu menghargai dan menganggap mereka sebagai keluarga.

"Saya kira dengan rasa toleransi dan rasa saling menghargai, tumbuh jiwa kekeluargaan kita, itulah kunci kedamaian dan kerukunan," tandas Hidayat.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved