Sains
Satelit NASA Tangkap Citra Perubahan Dramatis Gletser Greenland yang Mencair Akibat Krisis Iklim
Perbedaan lapisan es yang terlihat pada gletser Greenland memberikan peringatan serius mengenai dampak krisis iklim terhadap planet kita.
TRIBUNPALU.COM - National Aeronautics and Space Administration (NASA) atau Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat telah merilis foto gletser Greenland yang diambil oleh satelit Landsat dalam selisih waktu hampir 50 tahun.
Foto pertama diambil pada 1972, dan kini dipublikasikan bersama foto terbaru.
Perbedaan lapisan es yang terlihat pada gletser Greenland memberikan peringatan serius mengenai dampak krisis iklim terhadap planet kita.
Foto yang diambil tersebut berfokus pada fjord Sermilik di Greenland, yang terletak di ujung selatan Pulau Arktika.
Foto lamanya diambil oleh Landsat 1 pada September 1972 dan menunjukkan es berwarna putih-biru yang membentang di sepanjang fjord.
Sementara foto terbaru diambil oleh Landsat 8 pada 12 Agustus 2019.
• Para Ahli Sebut Semua Negara Baik Kaya Maupun Miskin Harus Bersiap Hadapi Perubahan Iklim
• Islandia Gelar Upacara Pemakaman Bagi Gletser Pertamanya yang Hilang Akibat Perubahan Iklim
• Akibat Perubahan Iklim, Kota Besar di Negara Tropis Bakal Alami Iklim yang Tak Pernah Ada Sebelumnya
Foto ini menunjukkan bagaimana luasnya gletser telah berkurang secara signifikan.
Namun, selain itu, fitur yang mencolok adalah perubahan warna.
Pada foto terbaru, gletser memiliki warna cokelat keabu-abuan.
Menurut ilmuwan, hal ini terjadi karena terjadi pencairan es di permukaannya.
Proses tersebut membuat partikel debu dan batuan menumpuk sehingga memunculkan warna gelap pada gletser.
"Ada lebih banyak bebatuan yang terlihat sekarang. Padahal itu dulu tertutup dengan es," kata Christopher Shuman, peneliti dari University of Maryland.
Hilangnya es selama 47 tahun ini tidak hanya memengaruhi warna dan panjang gletser, tapi juga kedalamannya.
Pada foto close-up gletser Helheim berikut, dinding tebing dan singkapan berbatu sepenuhnya tertutup es pada 1972, tapi sekarang bebatuan dan tebing terlihat lebih jelas.
• Habitat Hilang Akibat Pemanasan Global, Beruang Kutub Invasi Kota di Kepulauan di Rusia
Selama gelombang panas ekstrem bulan Juli 2019 lalu, Greenland telah kehilangan 217 miliar ton es akibat pencairan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/gletser-dan-lapisan-es-di-greenland.jpg)