Breaking News:

Terkini Nasional

Dahnil Anzar Sebut Prabowo Tak Pernah Minta Jatah Menteri untuk Gerindra

Prabowo Subianto, kata Dahnil, sejak awal tidak pernah berbicara secara spesifik tentang jabatan menteri dengan siapa pun.

Twitter/pramonoanung
Prabowo dan Jokowi Bertemu di MRT, Sabtu (13/7/2019) 

TRIBUNPALU.COM - Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa tidak benar bila ada yang menyatakan Partai Gerindra meminta jatah tiga menteri dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Pada prinsipnya, Pak Prabowo siap membantu bangsa dan negara di mana pun posisinya. Yang jelas, beliau (Prabowo) aktif menyampaikan pemikiran-pemikirannya untuk kepentingan rakyat," kata Dahnil dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Dahnil mengklarifikasi pemberitaan di sejumlah media yang menyatakan bahwa Gerindra akan diberikan tiga kursi menteri.

Prabowo Subianto, kata dia, sejak awal tidak pernah berbicara secara spesifik tentang jabatan menteri dengan siapa pun.

Mahasiswa Ancam Jokowi Lakukan Aksi Demo Jika Tak Keluarkan Perppu KPK, Ali Ngabalin: Tidak Bagus

Tanggapi Rencana Penertiban Medsos, Ali Mochtar Ngabalin: Buzzer Lebih Banyak Fitnah Pemerintah

"Dalam setiap pertemuan Pak Prabowo bersama Pak Jokowi serta tokoh lain termasuk Ibu Megawati, beliau tidak pernah menyampaikan permintaan posisi menteri, beliau hanya menyampaikan ingin berkontribusi di mana pun posisi baik dalam pemerintahan atau oposisi, beliau menawarkan konsepsi," papar mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Dahnil juga menyampaikan, Prabowo memberikan perhatian khusus kepada konsepsi kedaulatan pangan, energi, ekonomi, pertahanan dan keamanan.

"Solusi-solusi dan program yang bisa dikembangkan oleh Pemerintahan Jokowi, beliau tawarkan kepada Pak Jokowi dkk. Silakan Pak Prabowo sangat terbuka membantu demi bangsa dan negara," ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dahnil Anzar: Pak Prabowo Tak Pernah Minta Jatah Menteri ", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved