Palu Hari Ini

Peringatan HUT TNI ke-74 di Palu Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Danrem 132/Tadulako kepada Prajurit

Peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-74 di Kota Palu berlangsung khidmat, Sabtu (5/10/2019 siang.

Peringatan HUT TNI ke-74 di Palu Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Danrem 132/Tadulako kepada Prajurit
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Upacara peringatan HUT TNI di Palu yang dipimpin Danrem 132/Tadulako Agus Sasmita, Sabtu (5/10/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-74 di Kota Palu berlangsung khidmat, Sabtu (5/10/2019 siang.

Komandan Resor Militer 132/Tadulako Kol Inf Agus Sasmita, bertindak sebagai inspektur upacara yang berlangsung di lapangan Yonif 711/Raksatama tersebut.

Dalam kesempatan itu, Danrem Agus menitipkan pesan terhadap prajurit, yakni sesuai dengan amanat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Pesannya, para prajurit TNI harus bisa melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, sehingga TNI benar-benar dicintai oleh rakyat, sesuai dengan tema peringatan HUT TNI tahun ini, yakni TNI Profesional Kebanggaan Rakyat.

Upacara peringatan HUT TNI di Palu yang dipimpin Danrem 132/Tadulako Agus Sasmita, Sabtu (5/10/2019) siang.
Upacara peringatan HUT TNI di Palu yang dipimpin Danrem 132/Tadulako Agus Sasmita, Sabtu (5/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

"Di sini lebih menekankan kepada SDM-nya, jadi saya berharap prajurit TNI bisa berlomba-lomba memacu dirinya menjadi insan yang berkualitas," jelas Danrem Agus Sasmita.

Pada kesempatan itu juga, Danrem Agus membacakan pesan Panglima Besar Jenderal Sudirman, yang menurut Danrem Agus, juga perlu ditanamkan oleh prajurit TNI masa kini.

Pesan itu berbunyi 'tentara bukanlah merupakan golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat, tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.'

Jadi, kata Danrem Agus, tentara tidak bisa dipolitisasi, tentara tidak bisa digiring politiknya ke arah mana pun.

"Politik tentara, politik negara, ingat itu para prajurit. Semua prajurit kita tidak bisa digiring oleh golongan tertentu," kata Danrem Agus.

Bella Saphira hingga Annisa Pohan, 5 Seleb Bersuamikan Anggota TNI, Rela Tinggalkan Dunia Artis

Sambangi Korban Tsunami di Pantoloan, Komunitas Peduli Sesama Palu 90 Salurkan Bantuan Bahan Makanan

Bersaing dengan Song Hye Kyo dan BLACKPINK, Ayu Ting Ting Masuk Nominasi Wanita Tercantik di Dunia

Defile pasukan peringatan HUT TNI ke-74 di Kota Palu, Sabtu (5/10/2019) siang.
Defile pasukan peringatan HUT TNI ke-74 di Kota Palu, Sabtu (5/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)
Pertunjukan prajurit TNI mewarnai peringatan HUT TNI ke-74 di Kota Palu, Sabtu (5/10/2019) siang.
Pertunjukan prajurit TNI mewarnai peringatan HUT TNI ke-74 di Kota Palu, Sabtu (5/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)
Pertunjukan prajurit TNI mewarnai peringatan HUT TNI ke-74 di Kota Palu, Sabtu (5/10/2019) siang.
Pertunjukan prajurit TNI mewarnai peringatan HUT TNI ke-74 di Kota Palu, Sabtu (5/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Peringatan HUT TNI di Kota Palu itu juga diramaikan oleh sejumlah pertunjukan personel TNI, seperti parade, pertunjukan bela diri yang yang dimiliki prajurit TNI, drama kolosal, sampai dengan defile.

Berbagai pertunjukan itu menarik perhatian tamu upacara dan masyarakat sekitar, bahkan sesekali terdengar tepuk tangan meriah.

Pertunjukan dimulai pasca-upacara peringatan selesai, yakni pertunjukan bela diri menggunakan double stick, menghancurkan benda keras jadi pertunjukan pembuka.

Peringati HUT Ke-74 TNI, Kapolda Papua Berikan Surprise untuk Pangdam XVII Cendrawasih

Anggota TNI Salat Beralaskan Daun Sawit di Sela Tugas Padamkan Karhutla

Warga sekitar yang antusias menonton pertunjukan peringatan HUT TNI ke-74 di Kota Palu, Sabtu (5/10/2019) siang.
Warga sekitar yang antusias menonton pertunjukan peringatan HUT TNI ke-74 di Kota Palu, Sabtu (5/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Kemudian, suara tembakan senjata api yang ditutup dengan ledakan kembang api, dan atraksi tentara menghabisi teroris mewarnai kemeriahan drama kolosal.

Pasukan defile kemudian menuju badan Jalan Emy Saelan, dan menampilkan gerak jalan yang menarik perhatian masyarakat sekitar, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa hingga anak-anak.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved