Breaking News:

Kabinet Jokowi

Fakta Penunjukkan Nadiem Makarim Jadi Menteri: dari Penggantinya di Gojek hingga Penolakan Driver

CEO Gojek, Nadiem Makarim, menerima tawaran kursi menteri di Kabinet Kerja Jilid II dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (21/10/2019).

3. Dihargai pemerintah sekaligus berdampak pada perusahaan Gojek.

Logo Baru Gojek yang dirilis Senin (22/7/2019)

Keputusan Nadiem Makarim meninggalkan Gojek dan duduk di kursi menteri bermakna dua hal.

Pertama, penunjukan Nadiem sebagai menteri merupakan bukti pemerintah menghargai dan mengakui eksistensi perusahaan startup atau rintisan di Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah.

Piter melanjutkan, hal ini berdampak pada meningkatnya nilai perusahaan startup.

Di sisi lain, adanya kekhawatiran mengenai masa depan Gojek setelah ditinggal pendirinya.

“Biasanya kalau menghilangkan pendiri itu sering kali berbahaya bagi kelangsungan usaha itu,” kata dia di acara Kompas TV.

Meski begitu, Piter Abdullah tetap meyakini bahwa Nadiem Makarim telah mempertimbangkan keputusannya matang-matang.

Piter meyakini, Nadiem sudah melakukan persiapan agar Gojek tidak goyah saat ia tinggal.

“Kalau seandainya dia akan memasuki dunia baru, (dia pastikan) tentu bayi yang dia lahirkan dan besarkan nantinya tidak akan bermasalah waktu dia tinggalkan,” kata Piter.

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved