Breaking News:

Menko PMK Sebut Pihaknya Masih Pelajari Program Kartu Pra Kerja yang Dijanjikan Jokowi

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya masih mempelajari program kartu pra kerja.

Dok. Kompas.com
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan pihaknya masih mempelajari program kartu pra kerja.

Program kartu kerja merupakan salah satu program yang menjadi janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kampanye Pilpres 2019.

"Jadi untuk kartu prakerja ini saya dalami dulu masalahnya. Kita akan agendakan saya sedang lakukan adalah mendalami persoalan yang menjadi agenda utama. Karena itu saya terus rapat internal dengan deputi dan jajak pendapat," ujar Muhadjir di Kemenko PMK, Jln Medan Merdeka Barat, Senin (28/10/2019).

Meski begitu, Muhadjir mengaku telah mengetahui keinginan Jokowi mengenai bentuk dan implementasi dari Kartu Prakerja.

"Kita sudah tahu apa yang jadi maksud dari kehendak presiden," tutur Muhadjir.

Sebelumnya, pada kampanye Pilpres 2019 lalu, Jokowi berjanji akan menerbitkan kartu Pra Kerja yang diperuntukkan bagi mereka yang lulus SMA, SMK, Politeknik maupun perguruan tinggi yang mengikuti pelatihan, namun belum mendapatkan pekerjaan.

Dengan kartu tersebut mereka akan mendapatkan honor dari pemerintah meski belum mendapatkan pekerjaan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menko PMK Masih Pelajari Kartu Prakerja yang Jadi Janji Jokowi Saat Kampanye

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved