Terkini Daerah

Usai Ungkap Anggaran 'Aibon', Kini PSI Minta Ajang Formula E di Jakarta Dibatalkan

Setelah mengungkapkan sejumlah anggaran yang janggal, kini Fraksi PSI kembali mengkritik kebijakan Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies Baswedan

Usai Ungkap Anggaran 'Aibon', Kini PSI Minta Ajang Formula E di Jakarta Dibatalkan
Source: www.fiaformulae.com
formula E 

TRIBUNPALU.COM - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menjadi fraksi yang getol mengkritik kebijakan Pemprov DKI Jakarta.

Mereka juga mengungkapkan anggaran-anggaran janggal yang diusulkan Pemprov DKI dalam rancangan kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) 2020.

Anggota Fraksi PSI William Aditya Sarana, misalnya. Ia mengungkap kejanggalan berupa anggaran pembelian lem Aibon sebesar Rp 82 miliar.

William juga mengungkap anggaran tak wajar lainnya, seperti pembelian bolpoin dan komputer.

Aksi William itu membuat rancangan KUA-PPAS menjadi sorotan publik.

Setelah mengungkapkan sejumlah anggaran yang janggal, kini Fraksi PSI kembali mengkritik kebijakan Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Kuak Anggaran Siluman Lem Aibon, Politisi PSI Dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta

Politisi PSI Beri Ultimatum Anies Baswedan, Ini Dua Alasan yang Mendasari

Kebijakan yang mereka kritik yakni penyelenggaraan balapan Formula E 2020 yang memakai dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta.

Minta Formula E dibatalkan

Fraksi PSI meminta balapan Formula E di Jakarta pada 2020 dibatalkan.

Alasannya, balapan mobil listrik itu tidak termasuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2017-2022 dan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Pemprov DKI.

Halaman
1234
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved