Natal

Kenapa Pohon Natal Selalu Menggunakan Cemara? Berikut Penjelasan Sederhananya

Satu yang menjadi ciri khas di tiap perayaan natal adalah ornamen pohon Natal yang umumnya menggunakan pohon cemara

Youtube/MissAfterEffects
ornamen Pohon Natal menggunakan pohon cemara 

TRIBUNPALU.COM - Memasuki bulan ke-12 di tahun ini, umat Kristiani dan Katolik di seluruh dunia merayakan momen yang begitu dinanti-nantikan.

Adalah perayaan Natal yang jatuh tiap tanggal 25 Desember yang menjadi perhatian bagi banyak orang.

Umat Kristiani dan Katolik di seluruh penjuru dunia merayakan hari Natal dengan berbagai cara.

Satu yang menjadi ciri khas di tiap perayaan natal adalah ornamen pohon Natal.

Pohon Natal umumnya menggunakan pohon cemara dengan bentuknya menyerupai bidang segitiga.

Lantas, kenapa Pohon Cemara yang dijadikan pilihan di tiap perayaan Natal?

NU Soroti Larangan Perayaan Natal di Dharmasraya dan Sijunjung, Sumatera Barat

Di Libur Natal dan Tahun Baru, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

Dikutip Tribunpalu.com dari laman Intisari, pohon Cemara yang tetap hijau di musim salju dianggap sebagai simbol kehidupan.

Situs christianitytoday.com juga menuturkan bahwa dalam sejarahnya , masyarakat Roma menghias rumah dengan pohon Cemara menjelang Tahun Baru.

Sementara masyarakat Eropa Utara kuno memotong pohon Cemara dan meletakkannya di dalam rumah selama musim dingin

Bagi kedua kelompok masyarakat tersebut, pohon cemara yang hijau dan tak rontok di musim dingin melambangkan hidup kekal.

Sementara bentuknya yang menjulang ke atas digambarkan sebagai kehidupan rohani yang mengarah kepada Tuhan.

Kemudian umumnya hiasan bintang di atasnya memberi makna Natal selalu penuh berkah.

(Tribunpalu.com)

Penulis: Bobby W
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved