Bisnis dan Ekonomi

Harga Minyak Dunia Melambung Tinggi Seusai Iran Lepaskan Rudal ke Markas AS di Irak

Serangan rudal Iran ke markas gabungan Amerika Serikat di Irak menjadi sentimen pendongkrak harga minyak dunia.

KOMPAS IMAGES
Anjungan tambang minyak lepas pantai. 

"Tidak mengherankan terjadi pembalasan dari Iran, kekhawatirannya adalah ini akan menjadi pertanda (buruk) dimasa yang akan datang," kata Matt Smith, direktur riset komoditas di ClipperData.

Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya telah mengunjungi salah satu pangkalan udara AS di Irak yang ditargetkan, memang sudah diberitahu tentang rencana serangan roket Iran.

Pentagon mengatakan pihaknya bekerja pada penilaian kerusakan pertempuran awal dan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan personel dan sekutu AS di wilayah tersebut.

Trump sebelumnya bersumpah untuk membalas Iran jika ia membalas serangan roket AS sbelumnya.

Kondisi ketegangan ini jelas membuat Investor sangat waspada terhadap tanda-tanda bentrokan antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam pasokan minyak di Timur Tengah.

Tepat sehari lalu, harga minyak mentah turun ditengah harapan pasokan energi tidak akan terpengaruh oleh ketegangan.

Lonjakan harga minyak dapat memberikan pukulan bagi ekonomi dunia, yang sudah berjuang dari aktivitas manufaktur yang lemah.

Sementara itu, indeks Futures Dow (INDU) jatuh lebih dari 300 poin, atau 1,2 persen akibat sentimen negatif ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Harga Minyak Melambung Pasca Iran Tembakan Rudal ke Markas Militer AS", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved