Palu Hari Ini

Polisi yang Pistolnya Dicuri Bakal Terkena Sanksi karena Dianggap Lalai

Polisi yang pistolnya hilang dalam kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil, bakal kenai sanksi karena lalai.

Polisi yang Pistolnya Dicuri Bakal Terkena Sanksi karena Dianggap Lalai
TribunPalu.com/Haqir Muhakir
Kasubdit Penmas Humas Polda Sulteng Sugeng Lestari 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Polisi yang pistolnya hilang dalam kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil, bakal kenai sanksi karena lalai.

Kasubdit Penmas Humas Polda Sulteng Sugeng Lestari mengatakan, meski pistol milik Burhan Husen sudah ditemukan namun tetap akan diberi sanksi karena terdapat unsur kelalaian.

Burhan Husen diketahui merupakan anggota PAM OVIT Polda Sulteng yang menjabat sebagai ajudan Bupati Parigi Moutong.

"Jadi akan tetap kena sangsi," ujar Sugeng, Kamis (9/1/2020) siang.

Olehnya, pemeriksaan terhadap polisi yang bersangkutan tersebut tetap dilakukan.

Namun polisi tersebut diutamakan untuk memberikan keterangan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulteng, untuk kepentingan penyelidikan kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

"Setelah itu nanti pihak dari Propam akan memintai keterangan pada polisi yang bersangkutan," jelas Sugeng.

Diketahui, Burhan Husen menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang dilakukan dua pria asal Ternate.

Pencurian itu terjadi di Jalan Diponegoro, Kota Palu, pada Senin (6/1/2020) malam.

Dua Pelaku Pencurian Dengan Modus Pecah Kaca Mobil di Palu Barat Ditembak Polisi

Polres Palu Buru 3 DPO Kasus Curat di Kota Palu

Tak Terima Wali Kota Palu Lantik Lurah Baru, Warga Segel Kantor Kelurahan

Kedua terduga pelaku pencurian yang diketahui bernama Alan (26) warga Kelurahan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate, serta Ikbal warga Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.

Halaman
123
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved