Palu Hari Ini

Polisi yang Pistolnya Dicuri Bakal Terkena Sanksi karena Dianggap Lalai

Polisi yang pistolnya hilang dalam kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil, bakal kenai sanksi karena lalai.

TribunPalu.com/Haqir Muhakir
Kasubdit Penmas Humas Polda Sulteng Sugeng Lestari 

Mereka ditangkap di Jalan Selar, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, setelah melakukan aksinya di Jalan Diponegoro, Kota Palu.

"Berdasarkan pengakuan, pelaku sudah 3 kali melakukan aksinya pencurian dengan modus pecah kaca mobil," ungkap Kasubdit Penmas Humas Polda Sulteng Kompol Sugeng Lestari, Selasa (7/1/2020) sore.

Namun, pihaknya kata Sugeng, masih melakukam pendalaman semua terkait lokasi tempat terduga pelaku beroperasi.

Sebelumnya, Tim Resmob Polres Palu yang dipimpin Kapolres Palu AKBP H Moch Sholeh bersama Jatanras Dit Reskrimum Polda Sulteng melakukan penangkapan pelaku pencurian dengan modus pecah kaca, Senin (6/1/2020) pukul 23.45 WITA.

Pelaku melakukan pencurian dengan memecahkan kaca mobil milik Burhan Husain.

Burhan Husen yang merupakan anggota PAM OVIT Polda Sulteng yang menjabat sebagai ajudan Bupati Parigi Moutong.

Akibat kejadian itu, senpi revolver S & W 2 milik korban raib dibawa pencuri, beserta buku tabungan BNI dan uang tunai Rp1 juta.

Terduga pelaku ditangkan saat berada di Jalan Selar, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, tepatnya di Asrama Ternate.

Pelaku diketahui ada dua orang, yakni Alan (26) warga Kelurahan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate, serta Ikbal warga Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.

"Mereka ditangkap atas laporan polisi nomor LP/ B / 06 /I/ 2019/Sulteng/SPKT/ tanggal 6 Januari 2020," jelas Kapolres Palu AKBP H Moch Sholeh, membenarkan kejadiam tersebut, Selasa (7/1/2020) pagi.

Halaman
123
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved