Warga Pamulang Temukan Tonjolan di Kasur Tidurnya, Saat Dibuka Isinya Ular Sepanjang 3 Meter
Ular piton dengan panjang sekira tiga meter ditemukan di dalam kasur milik seorang warga di Jalan Witana Harja, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.
Dia bersama anaknya berhasil dievakuasi petugas pukul 17.00 WIB sebelum hari gelap dan berhasil mengungsi ke rumah penduduk sekitar.
Selepas dia dievakuasi, Widyarsih mengaku tak ada lagi evakuasi lainnya dikarenakan prioritas bagi anak-anak dan lanjut usia dirasa sudah bisa diamankan.
Mereka yang bertahan di rumah, ditinggal bersama kegelapan tanpa penerangan listrik.
Tapi tidak semua bisa seberuntung nasib Widyarsih, seperti Nursifa, Warga Blok C Nusa Indah ini menjadi warga yang harus bertahan di atas atap karena proses evakuasi terhenti di malam hari.
Dia bersama warga lainnya harus tidur bersama ketidakpastian hingga air mulai surut. Nursifa berhasil bertahan, tak makan, tak minum selama 18 jam di atas atap rumahnya.
"Dari jam delapan saya enggak ada yang nolongin," kata dia.
Sesampainya di posko, dia menyantap mie instan yang diberikan oleh dapur umum yang dibentuk kepolisian setempat.
Nursifa mengaku, dia dan beberapa tetangganya bisa lepas dari banjir setelah air benar-benar surut mencapai 40 sentimeter. Dia dan beberapa tetangganya memberanikan diri untuk melaju ke tempat tinggi pukul 01.00 dini hari.
"Kalau enggak surut, kami mungkin enggak keluar, ini sudah surut baru bisa keluar," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Banjir Villa Nusa Indah Terperangkap Selama 18 Jam bersama Air Bah, Ular dan Kegelapan"