Polisi yang Rampas Kamera Video Wartawan di Palu Terbukti Bersalah dan Dikenai Sanksi Disiplin

Anggota Reskrim Polres Palu Brigadir Jumardi alias Cuka, terbukti dan mengakui kesalahannya merampas kamera video milik wartawan TVRI Sulawesi Tengah,

Polisi yang Rampas Kamera Video Wartawan di Palu Terbukti Bersalah dan Dikenai Sanksi Disiplin
tribunpalu/haqir
Proses sidang disiplin yang dijalani Anggota Polres Palu Jumardi, Rabu (15/1/2020) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Anggota Reskrim Polres Palu Brigadir Jumardi alias Cuka, terbukti dan mengakui kesalahannya merampas kamera video milik wartawan TVRI Sulawesi Tengah, Rain Saputra.

Hal iti diakui Jumardi saat menjalani sidang disiplin di Mapolres Palu, Rabu (15/1/2020) siang.

Dalam sidang yang dipimpin Wakapolres Palu Kompol Abdul Azis itu, Jumardi dijatuhi hukuman sanksi penundaan penaikan pangkat selama satu periode.

Selian itu, Jumardi juga tidak diberikan hak mengikuti pendidikan di lingkup Kepolisian Republik Indonesia selama satu periode.

Kata Azis, penundaan satu periode itu yakni dari Januari sampai Juli 2020 mendatang.

"Itu yang kami lakukan," tegas Azis.

Sebelum ketua majelis sidang membacakan putusan, penuntut umum terhadap terperiksa menuntut penundaan kenaikan pangkat selama 1 periode.

Sidang disiplin yang menyeret oknum polisi Jumardi itu, buntut dari perampasan kamera video wartawan TVRI saat meliput demo di Kota Palu, pada September 2019 silam.

Di mana, penghalang-halangan terhadap kerja jurnalis di Kota Palu kembali terjadi pada saat polisi membubarkan paksa massa aksi di Jalan Raden Saleh Kota Palu, Rabu (25/9/2019).

Saat itu, peristiwa perampasan kamera dan penghapusan gambar dialami oleh jurnalis TVRI Sulawesi Tengah Rian Saputra.

Kejadian itu berawal ketika Rian mendapat penugasan oleh kantornya meliput demonstrasi mahasiswa di jalan Sam Ratulangi dan Raden Saleh Kota Palu.

Ketika meliput, Rian merekam proses aksi sejak mahasiswa berkumpul hingga aksi pembubaran massa oleh aparat kepolisian.

Sekitar pukul 16.00 Wita, ketika sedang meliput mahasiswa yang tengah dikejar Polisi, Rian didatangi oleh anggota Reskrim Polres Palu yang diketahui bernama Brigadir Jumardi alias Cuka

Jumardi kemudian merampas kamera milik Rian dan menghapus gambar gambar demonstrasi yang direkam sejak pagi hari.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved