Breaking News:

Tak Diajak Musyawarah Soal Pengumuman Nama Cawagub DKI, PKS: Gerindra Kebelet Konferensi Pers

Partai Gerindra telah mengumumkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta.

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda-KOMPAS.com/NURSITA SARI
Adu Harta Kekayaan 2 Cawagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (kiri) dan Nurmansjah Lubis (kanan) 

TRIBUNPALU.COM - Partai Gerindra telah mengumumkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta.

Dua nama tersebut adalah Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria dan politikus PKS, Nurmansjah Lubis.

Terkait hal itu, Sekretaris fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Ahmad Yani menyebut, Gerindra terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk melakukan konferensi pers.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga
ketua fraksi partai Gerindra M. Taufik (kiri), bersama Wakil Ketua Umum Partai
Gerindra Sufmi Dasco (Tengah) dan Wakil Ketua fraksi partai Gerindra DPRD
DKI Jakarta Rani Mauliayani (kanan) 
memperlihatkan surat rekomendasi
wakil Gubernur DKI yang telah disepakati partai Grindra dan PKS, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/1/2020). Surat kesepakatan ini akan diserahkan kepada Gubernur Anis Baswedan. Ada dua calon pengisi kursi Wagub DKI adalah Noermansyah Lubis dari PKS dan Achmad Riza Fatria dari partai Gerindra. (Wartakota/Adhy Kelana)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga ketua fraksi partai Gerindra M. Taufik (kiri), bersama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco (Tengah) dan Wakil Ketua fraksi partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliayani (kanan) memperlihatkan surat rekomendasi wakil Gubernur DKI yang telah disepakati partai Grindra dan PKS, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/1/2020). Surat kesepakatan ini akan diserahkan kepada Gubernur Anis Baswedan. Ada dua calon pengisi kursi Wagub DKI adalah Noermansyah Lubis dari PKS dan Achmad Riza Fatria dari partai Gerindra. (Wartakota/Adhy Kelana) (Wartakota/Adhy Kelana)

Ahmad menuturkan, pada tingkat pimpinan sudah ada satu kesepakatan berkaitan dengan masalah cawagub dari kedua belah pihak.

"Hanya memang persoalannya adalah setelah nama ini disepakati nantinya akan dilakukan pemilihan di proses DPRD," ujar Ahmad.

Melalui proses tersebut, Ahmad berharap agar Gerindra bersama dengan PKS duduk bersama untuk menyampaikan dan mempublikasikan dengan mengundang media.

Namun, sampai tahapan konferensi pers yang dilakukan Gerindra pada Senin (20/1/2020), PKS menilai Gerindra terlalu terburu-buru dalam mengumumkan kedua cawagub tersebut ke media.

"Kemudian yang kita lihat rupanya dari pihak Gerindra barangkali udah kebelet, buru-buru segala macam."

"Sudah langsung saja, harusnya padahal kita bicarakan dulu secara bersama-sama," terang Ahmad.

Ahmad pun mengungkapkan, bahwa sebelumnya tidak ada pembicaraan langsung antara Gerindra dan PKS soal konferensi pers tersebut.

Halaman
123
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved