Breaking News:

Pakar Hukum Sebut Andre Rosiade dapat Dijerat Pidana Jika Terbukti Jebak PSK di Padang

Abdul Ficar Hadjar menilai anggota DPR RI Andre Rosiade dapat diproses hukum akibat upaya menjebak seorang pekerja seks komersial (PSK) di Padang.

Kolase TribunnewsBogor.com/Tribun Padang
Anggota DPR RI Andre Rosiade bersama pihak kepolisian dari Polda Sumbar saat menggerebek wanita yang terlibat prostitusi online di Padang, Minggu (26/1/2020). (TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA) 

TRIBUNPALU.COM - Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Ficar Hadjar menilai anggota DPR RI Andre Rosiade dapat diproses hukum akibat upaya menjebak seorang pekerja seks komersial (PSK) di Sumatera Barat.

Andre Rosiade berperan menyediakan jasa fasilitas hotel untuk PSK tersebut.

Menurut Ficar, Andre Rosiade dapat dijerat pasal penyertaan.

Dia menjelaskan dalam perkara tindak pidana asusila hanya seorang muncikari yang dapat dijerat hukum. Seorang muncikari dapat dijerat Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUHP.

Buntut Penggerebekan PSK, Gerindra Minta Maaf & Tak Calonkan Andre Rosiade di Pilkada Sumbar 2020

Sebut Ada Kejanggalan Kasus Andre Rosiade Jebak PSK, Ombudsman: Dilakukan dengan Cara Tak Manusiawi

Sementara, kata dia, untuk pengguna jasa PSK dan PSK tidak dapat diproses hukum.

"Sedangkan PSK dan pengguna tidak terjangkau atau tidak dapat dihukum berdasarkan KUHP," kata dia.

Selain dapat dijerat pasal-pasal di KUHP, kata Ficar, seorang muncikari juga bisa dijerat Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Selain KUHP, terhadap muncikari juga bisa dijerat pasal 27 ayat 1 UU ITE mendistribusikan mentransmisikan sehingga dapat diakses publik muatan yang melanggar kesusilaan," kata dia.

Sedangkan, dia menambahkan, untuk seorang PSK jika turut berkomunikasi di media sosial dapat dijerat pidana.

"Ikutan chatting bsisa disangkakan sebagai peserta (pasal 55) atau pembantu (pasal 56) tindak pidana ini," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved