Palu Hari Ini

Baru Dua Pekan Digelar, Sayembara Penyelamatan Buaya Berkalung Ban di Palu Dibatalkan, Ini Alasannya

Baru dua pekan digelar, sayembara penyelamatan buaya berkalung ban di Palu dibatalkan. BKSDA ungkap alasannya.

NANANG/AFP
Buaya berkalung ban yang muncul pada Minggu (2/2/2020) di Sungai Palu. Baru dua pekan digelar, sayembara penyelamatan buaya berkalung ban di Palu dibatalkan. 

TRIBUNPALU.COM - Kabar sayembara penyelamatan buaya berkalung ban di Palu, Sulawesi Tengah mendapatkan banyak perhatian masyarakat.

Sejak kemunculannya pada 2016 silam, ban yang melilit dilehernya belum terlepas dan tubuh buaya berspesies siam ini makin membesar.

Alhasil, ban tersebut lambat laun akan mencekik lehernya dan tentu hal ini membuat angka kepunahan buaya siam semakin besar.

Untuk mencegah situasi semakin buruk, BKSDA Palu, Sulawesi Tengah telah mengumumkan sayembara untuk menangkap dan membebaskan buaya yang terjerat ban bekas di lehernya itu.

Lika-liku Penyelamatan Buaya Berkalung Ban di Palu, Sempat Dicari Panji Petualang

Sayembara ini menjadi jalan yang dipilih BKSDA Sulawesi Tengah karena kekurangan personel untuk melakukan penyelamatan buaya berkalung ban tersebut.

Kepala BKSDA Sulawesi Tengah, Hasmuni Hasmar menyebut, beberapa pihak sebenarnya telah berinisiatif melakukan penyisiran dari Sungai Palu hingga Teluk Palu, tetapi hingga saat ini belum berhasil.

"Kami juga beberapa waktu lalu bekerja sama dengan NGO (Non-Goverment Organization) asal Australia namun upaya mereka menyelamatkan buaya itu gagal," jelas Hasmar seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (28/1/2020).

Pihaknya juga berjanji akan memberi imbalan bagi masyarakat yang menangkap dan menyelamatkan buaya tersebut dari jeratan ban yang melilit selama tiga tahun lamanya.

"Jika ada masyarakat berhasil melepas ban bekas di leher buaya itu, kami akan berikan imbalan," kata Hasmar tanpa menyebut bentuk dan nilai imbalan yang akan diberikan.

Hasmar tidak menjelaskan detail nilai dan bentuk imbalan tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved