Sulteng Hari Ini

Gara-gara Tak Bayar Uang untuk Burungnya, Pria di Tolitoli Ditikam hingga Tewas

Awalnya, tersangka yang saat itu bertemu dengan korban dan meminta harga se ekor burung kepada korban sebesar Rp70 ribu.

DOK POLSEK DAMPAL SELATAN
Terduga pelaku penganiayaan saat diamankan polisi 

TRIBUNPALU.COM, TOLITOLI -- Seorang pria di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah harus meregang nyawa, setelah menolak membayar uang penjual seekor burung.

Peristiwa naas itu dialami korban atas nama Taswin alias Tawil (28), pada Jumat (21/2/2020) sore.

Korban diketahui warga Dusun Bangkudu, Desa Soni, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli.

Sedangkan terduga pelaku diketahui bernama Abdul Rahman Daeng Lalallo, warga Dusun Tengah, Desa Soni, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli.

Kapolsek Dampal Selatan Kapolsek Dampal Selatan AKP Eddy Jhon Pieter Sinaga membenarkan kekadiam naas itu.

Pihaknya sudah melakukan penangkapan terhadap tersangka yang dikenal sebagai petani tersebut.

FKPT Bakal Buat Lomba Film Pendek untuk Cegah Paham Terorisme

“Tersangka telah diamankan atas laporan tindak pidana penganiayaan terhadap korban Tawil warga Dusun Bangkudu Desa Soni,” ungkap Kapolsek Eddy Jhon Pieter Sinaga, Minggu (23/2/2020) malam.

Diketahui peristiwa penganiayaan terjadi di Desa Soni Kecamatan Dampal Selatan tepatnya di Dusun Tanjung pada hari Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 15.30 WITA.

Awalnya, tersangka yang saat itu bertemu dengan korban dan meminta harga se ekor burung kepada korban sebesar Rp70 ribu.

“Diketahui korban mempunyai utang burung terhadap tersangka” kata Kapolsek Dampal Selatan.

Saat dimintai harga se ekor burung itu, korban tidak mau memberikan uang tersebut dan melempari tersangka dengan batu.

Ketika dilempar batu, tersangka menghindar, kemudian korban mengambil botol lagi untuk digunakan memukul tersangka.

Saat itu pula, tersangka langsung mencabut senjata tajam jenis badik yang ada di pinggangnya lalu menikam korban dibagian lengan atas kiri.

“Pada saat itu, korban langsung dibawa ke Puskesmas di Desa Kombo, dan korban meninggal dunia di Puskesmas” tambah Kapolsek.

Kini tersangka di amankan di Polsek Dampal Selatan dan menyita barang bukti senjata tajam jenis pisau badik yang digunakan dalam aksi penikaman tersebut. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved