Virus Corona
Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona
Dua pejabat tinggi di Iran dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Selasa (25/2/2020) lalu.
"Keadaan saya tidak terlalu buruk, saya merasakan sedikit sakit di tubuh dan demam yang tidak begitu tinggi, oleh karenanya semoga keadaan saya segera membaik," ungkapnya.
Dalam video yang dibagikannya itu Harirchi juga meyampaikan bahwa pemerintah Iran akan berupaya sebaik mungkin untuk mengatasi virus mematikan itu.
Setidaknya, diharapkan virus tersebut dapat benar-benar teratasi dalam beberapa minggu ke depan.
"Percaya bahwa kita akan melawan virus corona ini. Saya mengatakan ini dari lubuk hati yang terdalam," kata Harirchi sambil mengepalkan tangannya seolah ingin menunjukkan semangatnya.
Sementara itu, pejabat lainnya yakni Mahmoud Sadeghi juga mengatakan bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona.
Mahmoud Sadeghi merupakan anggota parlemen dari Ibukota Iran, Tehran.
Wakil Menteri Kesehatan membantah pemerintah telah menutupi kasus virus corona di Iran
Dilansir dari BBC, anggota parlemen dari kota Qom, Ahmad Amirabadi-Farahani menyatakan bahwa pemerintah telah menutupi kasus virus corona di Iran.
Menurutnya, kasus virus tersebut telah ditemukan di Qom sejak tiga minggu yang lalu.
Tidak hanya itu, Ahmad Amirabadi-Farahani juga menyebut bahwa sudah ada sekira 50 orang di kota tersebut yang meninggal akibat virus corona.
Pernyataan itu pun dibantah oleh Wamenkes Harirchi dengan menyampaikan jika pemerintah tidak pernah menutupi kasus tersebut.
Ia pun juga bersumpah jika data yang dikatakan anggota parlemen itu benar terbukti, maka dirinya akan mengundurkan diri.
Simak video selengkapnya berikut ini
• Kasus Virus Corona Melonjak ke Angka 833, Beredar Video Antrian Panjang Warga Beli Masker di Korea
• 16 Pasien Virus Corona di Vietnam Telah Dinyatakan Sembuh
• Iran Laporkan Dua Kasus Virus Corona Pertama pada Rabu (19/2/2020) Ini
Per hari Rabu (26/2/2020) ini, dilaporkan ada 95 kasus virus corona yang ditemukan di Iran.
Pemerintah Iran sendiri melaporkan kasus virus corona pertama di negaranya pada Rabu pekan lalu.
Kala itu, dilaporkan ada dua orang yang dinyatakan positif setelah menjalani serangkaian pemeriksaan.
Dari 95 kasus yang tercatat, 16 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
(TribunPalu.com/Clarissa Fauzany)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/wakil-menteri-kesehatan-iraj-harirchi-kiri.jpg)