Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Gara-gara Disebut Bisa Tangkal Virus Corona, Dagangan Susu Jahe Ludes Diburu Warga

Pria umur 47 tahun ini mengaku, pembeli susu jahenya meningkat sekitar 50 persen dari biasanya setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus Corona

KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA
Susu Jahe yang kecipratan rezeki di Jalan Haji Agus Salim, Bekasi, Jumat (6/3/2020) 

TRIBUNPALU.COM - Di tengah perbincangan masyarakat tentang virus corona, jahe merah disebut-sebut dapat menangkal penyakit Covid-19 yang disebabkan virus dengan nama resmi SARS-CoV-2 itu.

Sebab, jahe merah memiliki kandungan yang dapat menguatkan sistem imun tubuh sehingga membuat seseorang tidak mudah terinfeksi oleh bakteri atau virus.

Pascaberedarnya informasi tersebut, pedagang susu jahe merah ketiban rezeki nomplok.

Salah satunya, Azzam, pedagang susu jahe di kawasan Haji Agus Salim, Bekasi tepatnya di depan SMP Roudhatul Jannah.

Saat Kompas.com mengunjungi, Azzam tengah sibuk melayani pembeli yang terus berdatangan untuk membeli susu jahenya.

Pria umur 47 tahun ini mengaku, pembeli susu jahenya meningkat sekitar 50 persen dari biasanya setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus 1 dan 2 Covid-19 di Depok, Jawa Barat, pada Senin (2/3/2020).

Polri Sebut Penyebar Identitas Pasien Virus Corona Bisa Dipenjara, Walikota Depok Bakal Dibui?

Peneliti Sebut Corona Bermutasi Jadi 2 Jenis: 70% Pasien Terkena Virus yang Lebih Agresif & Menular

Biasanya Azzam hanya membuat susu jahe merah dengan bahan jahe dua kilogram. Namun, kini ia menghabiskan empat kilogram jahe merah untuk membuat minuman hangat tersebut.

Apalagi, satu pembeli rata-rata memesan tiga hingga empat bungkus susu jahe untuk keluarganya di rumah.

“Iya bisa dibilang berkah, orang laris banget dari Senin kemarin. Ini saja saya baru buka, sudah banyak yang ngantre beli susu jahe,” kata Azzam di lokasi, Jumat (5/3/2020).

Azzam juga mengatakan, belakangan ini susu jahe yang dijualnya cepat ludes. Padahal biasanya susu jahe yang ia jual kerap kali tersisa.

Halaman
123
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved