Virus Corona

Virus Corona Mewabah, Pemerintah Arab Saudi Berlakukan Larangan Penyajian Shisha

Pemerintah Arab Saudi kembali mengeluarkan kebijakan terkait dengan mewabahnya virus corona.

Flickr via Gulf News
Shisha 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Arab Saudi kembali mengeluarkan kebijakan terkait dengan mewabahnya virus corona.

Seperti yang diketahui, sejumlah kasus virus corona telah ditemukan di negara tersebut.

Setidaknya hingga Senin (9/3/2020) ini, tercatat ada 15 kasus yang telah dilaporkan.

Untuk itu, dalam rangka mencegah penyebaran virus corona, pemerintah melalui Kementerian Urusan Kota mengeluarkan larangan penyajian shisha.

Larangan tersebut berlaku untuk seluruh cafe maupun restoran yang ada di Arab Saudi.

Shisha sendiri merupakan gaya merokok khas Timur Tengah yang banyak disajikan di cafe maupun restoran di sana.

Warga Korea Selatan Dilarang Masuk Yordania untuk Sementara, Film Baru Hyun Bin Tunda Jadwal Syuting

Cegah Penularan Virus Corona, Liga Inggris Keluarkan Larangan Jabat Tangan sebelum Kick-off

Ada Lebih Dari 100 Kasus Virus Corona di Amerika, Pebasket NBA Diminta Tidak Tos dengan Penggemar

Arab Saudi laporkan 15 kasus virus corona

Sebelumnya Arab Saudi mencatat adanya 11 kasus virus corona di negaranya.

Namun jumlah tersebut kemudian bertambah setelah ditemukannya empat kasus baru pada Senin ini.

Satu di antaranya ialah seorang warga negara Amerika yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona, sebagaimana yang diwartakan CNN.

Halaman
12
Penulis: Clarissa Fauzany Priastuti
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved