Breaking News:

Virus Corona

Pasar Saham Amerika Kian Terpuruk karena Virus Corona, Dow Jones Merosot 12,9 Persen

Dow Jones ditutup melemah 2,9 persen di 20.188,52. 30 saham yang ada di dalam indeks tersebut masing-masing merosot lebih dari 3000 poin di akhir

KONTAN/Fransiskus Simbolon
Ilustrasi bursa saham IHSG 

TRIBUNPALU.COM - Harga saham-saham di pasar saham Amerika Serikat, Wall Street kembali berguguran pada perdagangan Senin (16/3/2020).

Indeks Dow Jones Industrial Avarage pun mencatatkan kinerja terburuknya sejak Black Monday 1987, bahkan setelah bank sentral Amerika Serikat the Federal Reserve menyatakan bakal memberikan stimulus untuk mengurangi dampak perlambatan ekonomi akibat epidemik virus corona.

Dikutip dari CNBC,  Dow Jones ditutup melemah 2.997,10 poin atau 12,9 persen di 20.188,52. 30 saham yang ada di dalam indeks tersebut masing-masing merosot lebih dari 3.000 poin di akhir perdagangan.

Adapun indeks S&P 500 juga anjlok 12 persen menjadi 2.386,13 poin, level terendah sejak Desember 2018 dan indeks Nasdaq Composite ditutup merosot 12,3 persen menjadi 6.904,59.

"Pasar tengah mengambil jeda usai The Fed mengambil langkah historis dan Covid-19 masih mendominasi pemberitaan," ujar Executive Director Instinet Frank Cappelleri.

"Seiring dengan pemberitaan yang kian memburuk dan harga saham menunjukkan hal-hal yang hanya kami lihat beberapa kali seumur hidup, menjadi sangat mustahil untuk menjaga hal-hal ini tetap dalam perspektif," ujar Cappelleri.

Bertemu hingga Cipaki Cipiki dengan Menhub Budi, Bupati Luwu Pastikan Dirinya Tak Terpapar Corona

Rocky Gerung Kritik Langkah Pemerintah Upayakan Sektor Pariwisata di Tengah Wabah Corona: Itu Rakus

"Kita tidak bisa menampik fakta, kita tengah menghadapi isu yang lebih besar dari sekadar ekonomi," jelas dia.

Saham- saham utama sebagian besar jatuh ke titik terendah saat penutupan perdagangan usai Presiden Donald Trump menyatakan, persebaran virus akan berada pada titik terburuk hingga Agustus. Dia juga mengatakan kepada wartawan yang meliput dirinya, Amerika Serikat mungkin akan masuk ke jurang resesi.

Koreksi harga saham pada Senin ini membuat Dow Jones terperosok 31,7 persen dari poin tertingginya, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing 29 persen dari rekor tertingginya bulan lalu. Dow Jones jatuh ke titik terendahnya sejak 2017.

Anjloknya Dow Jones merupakan yang terburuk sejak tiga dekade yang lalu. Kala itu, indeks tertua di dunia tersebut terkoreksi sebesar 22 persen. Adapun anjloknya Dow Jones pada perdagangan Senin lebih besar dari perdagangan Kamis pekan lalu di mana indeks tersebut terkoreksi 9,99 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasar Saham AS Kembali Tenggelam, Dow Jones Anjlok 12,9 Persen ", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved