Breaking News:

Virus Corona

Achmad Yurianto: WHO Belum Temukan Obat atau Vaksin Pilihan untuk Pengobatan Covid-19

Achmad Yurianto mengatakan bahwa saat ini WHO belum mendapatkan kesepakatan yang bisa dijadikan standar terkait dengan pengobatan virus corona.

Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto saat ditemui di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan bahwa saat ini WHO belum mendapatkan kesepakatan yang bisa dijadikan standar terkait dengan pengobatan virus corona atau Covid-19.

"Bahwa sampai dengan hari ini research, penelitian yang dilakukan oleh WHO masih belum mendapatkan suatu kesepakatan yang bsia dijadikan standar dunia terkait dengan pengobatan Covid-19," ujar Achmad Yurianto.

Seperti diketahui saat ini sejumlah negara memang sudah melakukan uji coba terkait dengan penemuan vaksin untuk pengobatan virus corona.

Masih Dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena Virus Corona, Kondisi Menhub Budi Karya Sumadi Membaik

Update Terkini Corona Per 19 Maret 2020: Pasien Positif 309 Orang, 25 Meninggal Dunia, 15 Sembuh

Antisipasi Penularan Virus Corona, Begini Potret Social Distancing yang Diterapkan Erick Thohir

Vaksin Virus Corona telah dilakukan uji coba untuk pertama kalinya di Amerika Serikat, tepatnya oleh pusat penelitian kesehatan Kaiser Permanente di Seattle, Senin (16/3/2020).

Vaksin Virus Corona tersebut diberi kode mRNA-1273.

mRNA-1273 dikembangkan oleh para ilmuwan dari National Institution of Health (NIH) AS di perusahaan bioteknologi Moderna yang berbasis di Cambridge, Massachusetts.

Tak hanya Amerika Serikat, China juga akan melakukan hal yang sama.

Para peneliti di China’s Academy of Military Medical Sciences akan memulai tes keamanan terhadap manusia mulai minggu ini.

Lembaga tersebut, yang berafiliasi dengan Chinese People’s Liberation Army (PLA), telah menerima persetujuan untuk melakukan uji klinis tahap awal.

Situs covid19.go.id Resmi Diluncurkan, Ada 3 Langkah Penting Penanggulangan Virus Corona

Dilaporkan The Health Site pada Rabu (18/3/2020), basis data pendaftaran uji klinis China menunjukkan uji Fase 1 ini akan dilakukan terhadap 108 orang sehat.

Tujuan dari uji coba awal ini adalah untuk memeriksa keamanan suntikan eksperimental pada manusia.

"Beberapa uji coba sudah dilakukan oleh beberapa negara, semuanya memang memberikan gambaran yang baik tapi belum jadi standar dunia, obat yang pilihan untuk covid-19 belum didapatkan, vaksin juga belum didapatkan," ujar Achmad Yurianto.

"Berita ditemukannya obat atau vaksin masih kita tunggu," pungkasnya.

(TribunPalu.com)

Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved