Virus Corona di Indonesia

Pedagang di Pasar Pramuka Dicekal Polisi karena Dugaan Menimbun Masker

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, pedagang itu diduga telah menimbun stok masker sehingga membuat harganya naik

Pedagang di Pasar Pramuka Dicekal Polisi karena Dugaan Menimbun Masker
Dokumentasi Polres Metro Jakarta Timur
Sejumlah karton masker yang diduga ditimbun oleh seorang penjual alat kesehatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, saat diperiksa polisi, Selasa (24/3/2020) 

TRIBUNPALU.COM -Seorang pedagang alat kesehatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur diamankan polisi, Selasa (24/3/2020).

Pedagang tersebut diamankan saat satuan gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP melakukan razia di pasar tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, pedagang itu diduga telah menimbun stok masker sehingga membuat harga masker melonjak.

"Sekitar pukul 10.30 (WIB), seorang pedagang diamankan oleh petugas terkait masker, diduga menyembunyikan masker dari petugas. Sepertinya ada yang disembunyi-sembunyikan dari kita," kata Hery dalam keterangannya.

Kecurigaan polisi timbul saat mendengar pembicaraan penjual itu dengan rekannya ketika razia tengah berlangsung. Pedagang itu berbicara dalam bahasa daerah dengan rekannya. 

Triawan Munaf Geram Ria Ricis Ngotot Syuting saat Wabah Corona: Ini Bahayakan Orang Lain dan Negara

Tulis Surat Terbuka, IDI Kepri Ancam Tak Akan Layani Pasien Corona Jika 6 Tuntutan Ini Tak Dipenuhi

Bagikan Berita Hoax Terkait Dokter Wafat Karena Tangani Pasien Corona, Ari Wibowo Minta Maaf

Isi pembicaraan mereka mencurigakan. Polisi pun langsung memeriksa barang-barang yang dijual tersangka, termasuk mobil yang digunakannya untuk membawa barang yang hendak dijual.

Saat polisi menggeledah mobil tersebut, ditemukan sejumlah karton masker.

Kini, pedagang tersebut diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk ditindaklanjuti.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Menimbun Masker, Pedagang di Pasar Pramuka Diamankan Polisi", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved