Virus Corona

Ada Tulisan 'Made in Indonesia' pada APD asal China, BNPB: Bahan Baku dari Pemilik Merek

Agus Wibowo mengatakan pabrik di Indonesia banyak yang membuat produk terkenal luar negeri.

Ada Tulisan 'Made in Indonesia' pada APD asal China, BNPB: Bahan Baku dari Pemilik Merek
KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYA
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB, Agus Wibowo ketika di Gudang BNPB, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo memberikan penjelasan terkait alat pelindung diri (APD) dari Cina bertuliskan "Made in Indonesia".

Agus menjelaskan hal tersebut lewat akun Twitter pribadinya, @aw3126, Selasa (24/3/2020).

Terkait hal tersebut, Tribunnews.com telah mendapatkan izin Agus untuk mempublikasikan penjelasannya terkait hal tersebut.

"Silakan," kata Agus ketika dikonfirmasi Tribunnews.com pada Selasa (24/3/2020).

Dalam cuitannya, ia mengatakan selama dua hari ini telah mendapat banyak pertanyaan dari media kenapa APD yang diimport ada tulisan "Made in Indonesia".

Menurut Agus pabrik APD memang banyak berada di Indonesia, bahkan tidak hanya APD banyak produk terkenal seperti pakaian, sepatu, tas, dan lain-lain yang pabriknya juga berada di Indonesia.

Agus mengatakan pabrik di Indonesia banyak yang membuat produk terkenal luar negeri.

Namun, pabrik tersebut hanya berperan sebagai penjahit saja sedangkan bahan baku hampir seluruhnya dari pemilik merk tersebut.

Anggaran Pengadaan Ujian Nasional 2020 Bakal Dialihkan untuk Tangani Pandemi Virus Corona COVID-19

Arti Berbagai Istilah soal Virus Corona COVID-19, termasuk Physical Distancing yang Disebut Jokowi

Konsultan di Singapura Sebut Periode di Mana Pasien Virus Corona Paling Menulari Orang Lain

Agus mengatakan, orang Indonesia memang terkenal punya bakat rapi dan rajin untuk mengerjakan produk pakaian, sepatu, APD, dan lainnya serta ongkos tenaga kerja yang murah.

"Demikian juga dengan APD, semua bahan bakunya dikirim dari negara asal seperti China, Korea, dab lain-lain. Sedangkan Indonesia hanya diminta untuk menjahit dan merapikannya agar jadi APD yang siap pakai," kata Agus dalam cuitannya.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved