Breaking News:

Virus Corona

WHO Peringatkan Bahaya Semprot Disinfektan di Bilik Sterilisasi, Guru Besar ITS Beri Saran Ini

Guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan penjelasan lengkap untuk mencegah kepanikan masyarakat soal bilik sterilisasi.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA
Seorang penumpang bus yang turun di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang menjalani penyemprotan disinfektan pada tubuhnya. 

Dikutip dari Guidance Notes on Safe Use of Chemical Disinfectants Departemen Tenaga Kerja Hong Kong, cairan disinfekan yang mengandung bahan kimia berupa alkohol memiliki risiko jika disemprotkan ke tubuh.

Alkohol merupakan bahan kimia yang mudah terbakar jika ada di dekat api, terutama ketika diterapkan dengan cara disemprotkan.

Jika mengenai kulit, cairan ini dapat mengiritasi kulit yang terluka. Sementara jika terhirup maka dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan mempengaruhi saraf sistem pusat.

Kandungan klorin

Sementara itu, zat klorin disebutkan sebagai zat beracun. Jika seseorang terpapar klorin dengan konsentrasi tinggi disebutkan bisa berakibat fatal.

Apalagi jika sebuah larutan disinfektan mengandung lebih dari satu jenis zat kimia. Pencampuran zat-zat tersebut bisa menimbulkan bahaya.

Videonya menjadi viral di medsos setelah diunggah pemilik akun Instagram @passengershaming, Kamis (26/3/2020).

Dalam video singkat itu tampak seorang penumpang mengenakan kostum dinosaurus dan berjalan santai di bandara.

Pakaiannya terlihat kebesaran hingga ekornya menyeret di lantai.

Diketahui, kostum tersebut ialah dinosaurus jenis T-Rex dengan perpaduan warna kuning dan oranye.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved