Virus Corona

Kabar Gembira di Tengah Wabah Corona, Unair Temukan Lima Jenis Senyawa yang Bisa Jadi Obat Covid-19

Tim peneliti Unair Surabaya mengklaim bahwa mereka telah menemukan lima jenis senyawa yang diharapkan akan menjadi obat virus Corona.

Shutterstock
Virus Corona 

TRIBUNPALU.COM - Semakin banyaknya korban yang berjatuhan mendesak sejumlah pihak terus bekerja keras untuk segera menemukan obat penyembuh virus corona atau covid-19.

Tak hanya para peneliti di luar negeri, di dalam negeri pun sejumlah ahli dan peneliti juga terus berjuang untuk menemukan obat corona.

Namun saat ini tim peneliti Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengklaim bahwa mereka telah menemukan lima jenis senyawa yang diharapkan akan menjadi obat virus Corona (Covid-19).

Rektor Unair Surabaya, M Nasih, mengungkapkan, senyawa ini bahkan memiliki daya ikat yang lebih kuat dibanding Avigan dan Chloroquine yang hingga saat ini masih dipercaya menjadi obat pasien yang terinfeksi virus Corona.

 

Untuk mendapat masukan dari berbagai pihak, dalam waktu dekat, hasil penelitian terhadap lima senyawa ini akan dituangkan dalam sebuah artikel di jurnal internasional.

Dari jurnal internasional itu nanti, para peneliti di dunia bisa mempercayai kredibilitas penelitian lima senyawa tersebut dan saling berdebat untuk menguji keabsahan hasil penelitian.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelunasan Biaya Haji Hanya Akan Dilayani Secara Non-Teller

Bahaya Virus Corona Dapat Diketahui dari Gejala Ringan hingga Berat, Simak 11 Cara Pencegahannya

"Akademisi bisa berdebat dan bisa teruji. Isu-isu tentang Corona bisa dilakukan dengan tajam dan ilmiah. Ini sedang diproses jurnal ilmiahya," tuturnya.

Setelah perdebatan terjadi dan ditemukan koreksi-koreksi dari lima senyawa itu, maka tahapan berikutnya adalah pengujian secara langsung terhadap virus Corona.

Pengujian ini akan dilakukan di Institute of Tropical Disease (ITD) Unair yang selama ini sudah mampu melakukan tes swab PCR.

 

"Virus akan diberikan senyawa itu lalu reaksinya akan diamati seperti apa sehingga sintetis obat bisa segera dihasilkan dengan sebaik-sebaiknya," ujar M Nasih.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved