Polisi Tetapkan 33 Tersangka Kasus Penimbunan Masker & Hand Sanitizer di Tengah Wabah Corona

33 orang menjadi tersangka karena menimbun menaikan menaikkan harga masker serta hand sanitizer di tengah wabah virus corona atau Covid-19

KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
FOTO ILUSTRASI - Tiga oknum pegawai RSUD Pagelaran Cianjur, Jawa Barat, dan seorang sales alkes dijadikan tersangka kasus dugaan pencurian ratusan boks masker di gudang farmasi rumah sakit setempat 

TRIBUNPALU.COM- 33 orang menjadi tersangka karena menimbun menaikan menaikkan harga masker serta hand sanitizer di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

"Secara keseluruhan jajaran Polri menangani 18 kasus penimbunan masker dan hand sanitizer dengan 33 tersangka," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis‎ (2/4/2020).

Asep menuturkan 33 tersangka tersebut tidak hanya mereka yang melakukan penimbunan masker dan hand sanitizer.

Tetapi, juga para penjual yang menaikkan harga tak wajar jauh dari harga pasaran.

"Kasus penimbunan dan menaikkan harga tidak sesuai harga pasar di tengah wabah corona ini jadi prioritas kami. Dari 33 tersangka, ada dua yang ditahan," katanya.

Atas perbuatannya 33 tersangka ini dijerat dengan Undang-Undang berlapis yakni, UU Perdagangan, UU kesehatan dan UU Perlindungan konsumen.

Berikut rincian 18 kasus penimbunan masker dan hand sanitizer yang ditangani Polri baik Polda dan Polres jajaran :

1. Polda Metro Jaya‎ 6 kasus.

2. Polda Sulawesi Selatan 2 kasus.

3. Polda Jatim 4 kasus.

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved