Breaking News:

Virus Corona

Seluruh Pasien Virus Corona di Wuhan, Cina Telah Diperbolehkan Pulang

Kasus virus corona di Cina mengalami penurunan dalam beberapa waktu belakangan.

China Daily via Reuters
Seorang pekerja medis berpelukan dengan koleganya sesama tim kesehatan dari Jiangsu di Stasiun Kereta Wuhan pada 19 Maret 2020, setelah tim dari Jiangsu meninggalkan kota yang pertama kali melaporkan wabah vurus corona 

Kebijakan 'lockdown' atau karantina wilayah di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina telah resmi berakhir.

Wuhan yang merupakan rumah bagi sekira 11 juta jiwa itu kembali dibuka pada Rabu (8/4/2020) dini hari waktu setempat.

Seperti yang diketahui, sejak Januari lalu pemerintah setempat memberlakukan aturan karantina wilayah.

Aturan itu menyebabkan para warganya tidak bisa bepergian apalagi keluar kota Wuhan.

Setidaknya 'lockdown' di kota tersebut berjalan selama kurang kebih 76 hari.

Kasus Virus Corona di Cina Alami Penurunan, Tembok Besar Cina kembali Dibuka untuk Wisatawan

Angka Kematian Akibat Corona di Kota Wuhan Direvisi, Jumlahnya Naik 50 Persen

Dilansir dari laman CGTN, sebelum aturan 'lockdown' dibuka pemerintah menetapkan tanggap darurat level pertama.

Tepatnya pada Selasa (7/4/2020) lalu, pemerintah menyatakan tetap berpegang pada status tersebut dalam rangka mengahadapi wabah COVID-19 atau virus corona.

Meski begitu pembatasan kunjungan telah dicabut sehingga para warga dapat kembali berkumpul dengan keluarga mereka setelah berpisah karena adanya 'lockdown.'

Sementara itu, kegiatan belajar mengajak di sekolah masih tetap dihentikan untuk sementara waktu.

Kereta dan pesawat pertama meninggalkan Wuhan pagi ini

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved