Ramadan 2020

Membicarakan Orang di Media Sosial saat Ramadan Bikin Batal Puasa? Ini Penjelasannya

Kebiasaan membicarakan orang, termasuk ghibah di media sosial saat Ramadan bikin batal puasa? Simak penjelasan hukumnya dari pakarnya.

pexels.com/Brett Sayles
ILUSTRASI - Kebiasaan membicarakan orang, termasuk ghibah di media sosial saat Ramadan bikin batal puasa? Simak penjelasan hukumnya dari pakarnya. 

TRIBUNPALU.COM - Manusia diwajibkan untuk berpuasa di bulan suci Ramadan, tetapi terkadang ada hal-hal yang membuat puasa kita tidak sempurna.

Sebab, puasa bukan hanya sekadar menahan haus dan lapar saja, tetapi juga menahan nafsu termasuk dalam menjaga perkataan.

Menjaga perkataan yang dimaksud adalah menghindari ghibah atau membicarakan orang lain saat berpuasa.

Ghibah saat berpuasa mungkin masih bisa kita tahan, tetapi di jaman media sosial, mungkin secara tidak sadar kita tetap berghibah meski tak secara langsung.

Lalu bagaimana hukumnya jika orang berpuasa tetapi tetap berghibah?

Dr. H. Abdul Matin bin Salman, M.Ag menjawab pertanyaan Tribunners dalam acara Tanya Ustaz di kanal YouTube Tribunnews.com, Selasa (21/4/2020).

Bagaimana Hukum Keramas di Siang Hari saat Ramadhan? Ini Cara yang Benar agar tak Membatalkan Puasa

Mulanya dosen IAIN Surakarta itu menjelaskan jika puasa tidak hanya sekadar menahan lapar, dahaga, dan syahwat semata, tetapi juga menjaga lisan.

"Pada dasarnya puasa menahan dari segala hal yang dilarang agama. Puasa bukan sekedar menahan lapar, dahaga dan syahwat tetapi juga menjaga lisan kita," kata Ustaz Abdul Matin.

Bentuk menjaga lisan adalah menghindari ghibah selama berpuasa.

Ustaz Abdul Matin juga menyebutkan hadist yang terkait dengan ghibah.

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved