Thomas Uber Cup 2020
Jadi Turnamen Perdana setelah Terhenti Akibat Covid-19, Thomas & Uber Cup 2020 Bakal Digelar Oktober
Dikutip dari laman BWF, hal ini dipilih karena adanya keputusan Pemerintah Denmark, Senin (6/4/2020) untuk memperpanjang lockdown hingga akhir Agustus
Menanggapi pernyataan Mori, pihak Olimpiade Tokyo mengatakan saat ini ada banyak pandangan mengenai penyelenggaraan olimpiade di tahun depan.
Meski begitu, belum ada keputusan pasti apakah Olimpiade akan tetap diselenggarakan atau dibatalkan.
"Misi dari panitia penyelenggara adalah menyiapkan olimpiade di tahun depan. Kami memahami bahwa ada banyak pandangan di luar sana. Meski begitu, sejumlah ahli mengatakan terlalu dini untuk memutuskan apakah olimpiade bisa digelar atau tidak," ungkap humas Tokyo 2020 dalam keterangannya.
Ahli virus Jepang pesimis Olimpiade Tokyo 2020 dapat digelar tahun depan
Nada pesimis atas penyelenggaraan olimpiade di tahun 2021 juga disampaikan oleh seorang ahli virus asal Jepang, Kentaro Iwata.
"Sejujurnya saya tidak yakin Olimpiade akan dapat digelar tahun depan," ungkapnya.
• Virus Corona Masih Mewabah, Ahli Virus Asal Jepang Pesimis Olimpiade Tokyo Bisa Digelar Tahun Depan
Iwata yang merupakan profesor penyakit menular di Universitas Kobe mengatakan, pandangannya tersebut didasarkan pada kondisi yang terjadi saat ini.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa waktu belakangan angka penyebaran virus corona terus bertambah.
"Penyelenggaraan Olimpiade harus didukung dua kondisi, pertama terkendalinya Covid-19 di Jepang dan (kedua) di seluruh tempat." kata Iwata sebagaimana diwartakan AFP pada Senin (20/4/2020).
Lebih lanjut ia menerangkan ajang olimpiade olahraga empat tahunan itu melibatkan banyak pihak, termasuk para atlet dan penonton dari berbagai negara.
"Jepang mungkin saja bisa mengendalikan pandemi ini pada musim panas yang akan datang, (dan) saya harap begitu, namun saya tidak yakin itu bisa terjadi di seluruh penjuru dunia. Oleh sebab itu saya (mengakui) sangat pesimis untuk bisa menggelar Olimpiade pada musim panas yang akan datang," terangnya.
Menurut pemikirannya, diperlukan perubahan besar untuk bisa menyelenggarakan acara tersebut di tahun depan.
Misalnya, tetap menggelar Olimpiade tetapi tanpa menghadirkan penonton atau membatasi jumlah pesertanya.
(TribunPalu.com/Isti Prasetya, Clarissa Fauzany)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/thomas-cup.jpg)